loading...
Kategori
Aneka Bisnis
Mode Baca

HRD belum jadi divisi strategis

Online: Sabtu, 06 Maret 2010 | 23:12 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indayati Oetomo, Dirut Sekolah Kepribadian John Robert Powers (JRP) Indonesia menilai peran HRD (human resources division) di perusahaan Indonesia masih dipandang sebelah mata, belum menjadi divisi yang strategis, juga belum diperhitungkan peranan, tugas dan fungsinya.

"Sampai sekarang, divisi HRD atau SDM ini lebih mendominasi berada di back office yang bekerja untuk ngurusi gaji, mencatat administrasi, memasukkan karyawan baru, memberi peringatan bahkan memecat karyawan," ungkap Indayati Oetomo pada seminar bertajuk Human Resources Development dalam rangka perayaan HUT ke-25 JRP Indonesia.

Selain itu, sambung Indyati, alasan perusahaan tidak memperhatikan divisi HRD lantaran belum dipandang sebagai asset perusahaan, sebagai investment dan bukan sebagai divisi penghasil uang. Sehingga masih banyak perusahaan yang menganggap Devisi HRD tidak menghasilkan angka-angka dalam hitungan rupiah dan dolar buat perusahaanya.

Padahal, jika diberi kesempatan apalagi disejajarkan dengan divisi lain seperti keuangan dan pemasaran maka Divisi sumber daya manusia di perusahaan dapat mengembangkan diri dan membuat peta kesuksesan karyawan agar dapat menjadi divisi terdepan.

"Saya juga heran dengan kondisi perusahaan di Indonesia yang tidak menyadari bahwa keberhasilan perusahaan tergantung pada karyawannya. Di luar negeri, seperti Singapura divisi HRD sudah diperhitungkan peranan, tugas dan fungsinya," ungkap Indayati.

Dikatakan, untuk mengubah peran HRD dari back office menjadi front office, harus mengembangkan diri dan membuat peta kesuksesan karyawan untuk membatu atasan mengambil keputusan, mengelola karyawan secara benar dan tepat, memberikan pelatihan, merencanakan jenjang karir, serta mencarikan solusi bagi karyawan yang bermasalah.

"Jadi divisi HRD ada jenjang peta kesuksesannya mulai dari masuk sampai pensiun untuk membantu atasan dalam memberdayakan aset manusianya. Karenanya, JRP mempunyai program pengembangan HRD dan membuatkan map karir tugas HRD yang lebih profesional," jelas Indyati.

Dessy Arnas, General Manager JRP Jakarta menambahkan Seminar HRD ini diawali di Bali, Surabaya, Jakarta dan Medan. Di Jakarta pesertanya membludak dari target yang mencapai 150 peserta. Seminar ini menampilkan Johan Setiawan, pemerhati HRD dengan materi Excellent Presentation; How To Make It Happen dan presentasi Benny Siswanto, pengajar JRP dengan materi "Preparing Your Map to Success". Kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
9/20/2014
11.989
IHSG
9/19/2014
5.227,58
19,44 (0,37%)