Kembangkan fintech di Surabaya, Bukopin pilih cara inkubasi

Senin, 19 November 2018 | 09:35 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Bank Bukopin Tbk siap mendukung startup financial technology (fintech) di Surabaya melalui sistem inkubasi program BNV Labs. Melalui BNV Labs, diharapkan keberadaan startup fintech bisa berkembang ke berbagai aspek. 

Direktur Konsumer Bank Bukopin, Rivan A Purwantono mengatakan, dukungan itu diberikan karena potensi pengembangan startup (perusahaan rintisan) di Surabaya, dan Jatim pada umumnya cukup besar. Sehingga diperlukan dukungan bagi tumbuhnya perusahaan rintisan baru yang benar-benar tangguh.

"Minat masyarakat Surabaya dan Jatim untuk menjadi startup fintech cukup tinggi. Hanya saja, mereka perlu dirangkul menjadi satu komunitas yang baik. Kami akan berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya dalam pengembangan tersebut," kata Rivan, Minggu (18/11/2018).

BNV Labs, kata dia, adalah program inkubasi yang ditujukan untuk menumbuhkan lebih banyak perusahaan rintisan fintech. Hal ini bertujuan agar mampu menciptakan solusi kolaboratif dengan para pelaku industri keuangan dan perbankan.

Melalui BNV Labs, diharapkan keberadaan startup fintech bisa berkembang ke berbagai aspek. Mulai dari pengembangan ekosistem, akses pasar, dukungan bisnis, penyediaan co-working space, program pengembangan kapasitas, hingga mentorship. 

"Kami akan terus berkomitmen, berperan aktif dan berkelanjutan dalam mendorong pengembangan bisnis startup digital khususnya di bidang fintech di tanah air. Kami akan cari startup-startup lagi untuk diangkat sampai menjadi sukses dan ketika sukses bisa punya andil yang baik,” ujarnya.

Bank Bukopin juga akan terus mengembangkan produk, layanan dan aplikasi berbasis teknologi digital untuk memperkuat basis nasabah di segmen milenial. Di antaranya melalui aplikasi Wokee dan layanan Bukopinet. kbc10

Bagikan artikel ini: