Bareng Festival Gedung Sate, Ridwan Kamil kukuhkan GenPI Jabar

Senin, 19 November 2018 | 06:44 WIB ET

BANDUNG – Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Wilayah Jawa Barat resmi berdiri, Sabtu (17/11). Pengukuhan dilakukan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil. Peresmian GenPI Wilayah Jabar dilakukan berbarengan dengan Festival Gedung Sate 2018.

Ridwan Kamil berpesan kepada GenPI Wilayah Jawa Barat dan generasi milenial untuk terus menguasai teknologi. 

"Ekonomi masa depan adalah ekonomi digital. Siapa saja yang tidak paham digital, pasti ketinggalan zaman. Komunitas seperti GenPI dibutuhkan Jawa Barat untuk pariwisata. Sektor lain juga harus ada," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, Sabtu (17/11).

Oleh karena itu, ia berkomitmen membangun tempat khusus untuk menampung kreativitas anak muda. Termasuk GenPI. Tempat ini akan dibangun di setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat. 

“Nanti ada wadah untuk generasi milenial. Kita akan membuat satu creative center di setiap kota dan kabupaten di Jabar. Seperti yang sekarang ada di Bandung. Sehingga setiap ada kreasi anak muda ada satu gedung yang dapat menampung kreativitas mereka,” ujar Ridwan Kamil yang biasa disapa Kang Emil.

Menurut dia, creative center dapat menjadi solusi. Bukan hanya masalah eksistensi anak muda, tapi juga dapat membantu mensejahterakan mereka.

“Kalau punya nilai ekonomi bisa membantu mensejahterakan mereka, konsep negara memfasilitasi creative center ini Insya Allah menjadi unggulan bagi para milenial. Saya yakin inilah cikal bakal kemajuan ekonomi kreatif anak muda di Indonesia,” ujar mantan dosen ITB ini.

Koordinator GenPI Jawa Barat Ghera Nugraha mengungkapkan kebanggaannya dengan pengukuhan tersebut. Menurutnya, GenPI telah menjadi komunitas yang memiliki peran. Khususnya untuk membantu dan berkerjasama dalam mempromosikan Pariwisata Indonesia, termasuk di Jawa Barat.

Ghera melanjutkan, pengukuhan GenPI di 15 kawasan Jawa Barat ini merupakan momen yang tepat. Momen untuk membuktikan bahwa Pariwisata adalah lokomotif Provinsi Jawa Barat. 

“Karena, GenPI Jawa Barat berkomitmen sejak awal menjadi komunitas yang terdepan untuk mempromosikan pariwisata Jawa Barat,” jelas Ghera.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelum sudah menyampaikan manfaat GenPI bagi Jabar. Hal itu disampaikannya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jawa Barat, Selasa 13 November 2018 lalu.

"Tugas CEO (Bupati, Walikota dan Gubernur) paling mendasar adalah memberikan arah dan mengalokasikan sumber daya. Baik budget maupun manusia. Sumber daya anak-anak milenial (GenPI) ini harus diberdayakan semaksimal mungkin," ujar Menpar Arief Yahya.

Apalagi, lanjut Menpar Arief Yahya, Jabar sudah punya bandara baru, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Serta sebentar lagi juga punya dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sukabumi (Cikidang) dan Pangandaran.

"Harus ada promosi secara masif di dunia digital agar pariwisata Jabar maju pesat. Sebab sudah ada Bandara Kertajati dan sebentar lagi ada 2 KEK. Dan anak-anak milenial seperti GenPI ini sangat menguasai dunia digital," pungkas Menpar Arief Yahya.

Gedung Sate Festival 2018 sendiri menghadirkan berbagai kemeriahan. Ada Bazar, Lomba Foto Instagram, dan Lomba Kostum. Festival ini juga diramaikan oleh penampilan berbagai artis dan musisi. Di antaranya T-Five, Angsa dan Srigala serta pedangdut Via Vallen.(*)

Bagikan artikel ini: