Google Doodle iku rayakan Hari Ayah Nasional

Senin, 12 November 2018 | 07:24 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Google Indonesia ikut merayakan Hari Ayah dengan menampilkan gambar doodle pada halaman depannya. Tepat 12 November 2012, Indonesia merayakan Hari Ayah.

Dikutip Alagraph dari Wikipedia, Hari Ayah pertama kali dirayakan pada, 12 November 2006 silam.

Hari Ayah dideklarasikan di Solo pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Uniknya, Hari Ayah bukan dari kaum ayah yang menginisiasi, melainkan kaum wanita yang tergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).

Saat itu PPIP mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo dengan cara mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu. Acara tersebut mendapat sambutan cukup baik dan mendapatkan sekitar 70 surat terbaik yang kemudian dibukukan.

Beberapa surat terbaik tersebut dibacakan oleh peserta yang terdiri dari anak-anak usia SD, SMP, SMA, Mahasiswa serta umum. Moment tersebut kian mengharukan ketika anak-anak yatim piatu melakukan sungkeman pada ibu-ibu dari Panti Jompo.

Usai acara, panitia penyelenggara dibuat terkejut dengan pertanyaan para peserta, ”Kapan diadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ayah? Kapan Peringatan Hari Ayah? Kami pasti ikut lagi.”

Pertanyaan tersebut menggugah hati untuk mencari tahu kapan Hari Ayah diperingati di Indonesia.

PPIP berusaha mencari informasi tentang hari ayah, hingga audiensi ke DPRD kota Surakarta.

Mereka menanyakan kapan hari ayah di Indonesia dan jika belum ada penetapan hari Ayah, bolehkan seseorang atau lembaga menetapkan sebuah hari yang dijadikan sebagai Hari Ayah.

Namun ketika itu PPIP tak mendapatkan jawaban memuaskan. Hingga akhirnya, setelah melalui kajian yang cukup panjang, Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia dan menetapkan tanggal 12 November sebagai Peringatan Hari Ayah Nasional.

Deklarasi tersebut digabung dengan hari kesehatan dengan mengambil semboyan ‘Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya”.

Di hari dan jam yang sama, deklarasi Hari Ayah juga dilakukan di Maumere, Flores, NTT.

Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku ‘Kenangan untuk Ayah’ yang berisi 100 surat anak Nusantara yang diselesi dari SAyembara Menulis Surat untuk Ayah.

Usai deklarasi, mereka mengirimkan buku tersebut dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di 4 penjuru Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote. 

Setelah itulah setiap tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional. 

Tak hanya Indonesia, Hari Ayah dirayakan hampir di seluruh dunia yang dimulai pada abad ke-12. Namun waktu perayaannya berbeda-beda.

Di Amerika, dan lebih dari 75 negara lain, seperti Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hongkong dalam Hari Ayah atau Father’s Day dirayakan pada hari Minggu di pekan ke tiga Juni.

Tidak ada bentuk perayaan Hari Ayah yang lebih spesifik. Dan setiap orang boleh merayakan Hari Ayah dengan caranya masing-masing. kbc10

Bagikan artikel ini: