Mulai dibangun, Mal Ciputra sudah bisa dikunjungi 2021

Selasa, 30 Oktober 2018 | 19:38 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: CitraLand Surabaya, salah satu proyek hunian kebanggaan Ciputra di Indonesia yang dibangun sejak tahun 1993 terus memperkuat eksistensinya dalam mewujudkan sebagai kota mandiri dan modern di Surabaya.

Salah satunya adalah bakal dilengkapinya kawasan tersebut dengan dengan mall, hotel dan rumah sakit. Proyek ini memanfaatkan lahan seluas total 35 hektare yang disiapkan menjadi CBD (Central Bussiness Distric) CitraLand.

Managing Director Ciputra Group, Harun Hajadi menuturkan, pengembangan CBD CitraLand terdorong atas pengembangan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) yang berpotensi meningkatkan nilai atau value dari produk pengembangan property oleh CitraLand.

Diakuinya, CBD di bagian Barat Surabaya ini memiliki pasar yang cukup banyak. Tercatat di wilayah CitraLand dan sekitarnya terdapat kurang lebih 500.000 penduduk, yang berpotensi menjadi pasar potensial CBD. Dari jumlah itu, penghuni CitraLand sendiri diperkirakan sebanyak 30.000 orang, belum lagi jumlah mahasiswa Universitas Ciputra (UC) yang diperkirakan mencapai 10.000 orang pada 2023.

"Tidak hanya penduduk yang sudah lama tinggal di CitraLand dan sekitarnya, pasar juga bisa bertambah dengan adanya apartemen, sekolah dan Universitas Ciputra yang sudah ada maupun yang sedang kami bangun," kata Harun di sela ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Mal Ciputra Surabaya, Selasa (30/10/2018).

Nilai proyek mal Ciputra Surabaya ini mencapai Rp 400 miliar. Diharapkan dengan langkah bisnis ini, gairah pasar properti juga meningkat, mengingat di tahun ini ada keluhan pasar properti melambat.

"Pasar properti pasti ada siklus. Saat di bawah kami harus giatkan pengembangan untuk menggairahkan pasar, kalau saat di atas, kita harus siapkan produk yang bisa mengikuti kebutuhan pasar," tandas Harun.

Pihaknya optimistis keberadaan CBD CitraLand Surabaya ini akan menjadi daya tarik baru di kawasan Surabaya Barat. Hal ini juga tak lepas dari pengalaman sebelumnya, dimana CitraLand Surabaya terbukti menjadi suatu kota mandiri yang terdepan.

Sejak hadir selama 25 tahun, CitraLand Surabaya telah memiliki beragam fasilitas, mulai dari supermarket, pasar tradisional, tempat makan bernuansa outdoor G-Walk, kafe dan restoran, waterpark, kolam renang, sekolah Ciputra dan sekolah-sekolah lainnya, beberapa tempat ibadah serta Universitas Ciputra. Juga diler mobil Honda, Mercedes-Benz, salon kecantikan, Konsulat Jenderal Amerika Serikat dan Kantor Badan Pertanahan Surabaya. Lapangan golf di CitraLand Surabaya pun merupakan yang terlengkap di Jawa Timur dengan 27 hole.

Sementara Mal Ciputra Surabaya akan dibangun di site area dengan luasan 4,2 Ha yang terbagi menjadi 2 tahap dengan luasan masing-masing 2,1 Ha.

"Dengan fokus utama pada mal komersial, tahap pertama proyek ini memiliki Gross Floor Area (GFA) seluas 38.000 m2 dan Net Leasable Area (NLA) seluas 26.000 m2. Sedangkan fase kedua akan terdiri atas mal komersial tambahan / mall extension, hotel dan tower-tower residensial," jelas Sutoto Yakobus, Senior Director PT Ciputra Development Tbk.

Ditambahkannya, kapasitas parkir yang disediakan di kedua tahap mall tersebut secara total akan mencapai 1.200 lot. Keberadaan outdoor parking lot juga akan sangat memudahkan pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di outdoor dan semi-outdoor café atau restoran yang buka hingga dini hari.

"Mal ini akan memiliki nilai tambah karena akan terintegrasi dengan Ciputra Waterpark, Universitas Ciputra, UC Apartment, Cornell Apartment dan Denver Apartment. Proyek ini juga merupakan pengembangan masa depan CBD CitraLand dan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB)," ulas Sutoto.

Mengusung visi A Growing Urban Terrace, Mal Ciputra Surabaya menghadirkan pengembangan multi fungsi yang terintegrasi dan berkesinambungan dalam suatu teras kota. Untuk ttahap pertama, mal ini direncanakan untuk menghadirkan beberapa lantai mulai dari level 81. Lower Ground, Ground Floor, Level 1, dan Level 2. Secara keseluruhan, bangunan mal tersebut akan menampilkan beberapa fitur seperti sunken area, restoran, dan sky gaden. Dua poin unik dari beberapa fitur tersebut adalah Sunken Area dan Sky Garden / RaofGarden.

"Mal ini pastinya akan menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan waktu dengan teman dan keuarga untuk melakukan hobi bersama. Terutama dengan hadirnya sarana-sarana peiengkap bagi pengunjung pecinta aktivitas outdoor. Antara lain lapangan basket 3-on-3 dan futsal, indoor rock climbing, juga tempat bagi pecinta kuliner dan live music performance," beber Sutoto.

Setelah ground breaking, pembangunan konstruksi akan dikebut dengan target selesai sebelum tahun 2021. Karena tahun 2021, ditargetkan mal sudah bisa dikunjungi. kbc7

Bagikan artikel ini: