Incar pertumbuhan laba 188%, ini yang dilakukan Dyandra Media

Jum'at, 14 September 2018 | 09:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Dengan kinerja selama semester I-2018 yang cukup baik, PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) optimistis bisnisnya bakal positif. Berbekal kenaikan penjualan, laba kotor hingga laba bersih, DYAN memasang target yang cukup tinggi untuk kinerja akhir tahun.

Sepanjang semester I-2018, DYAN mencatat kenaikan penjualan 14,66% menjadi Rp 485,05 miliar. 

"Laba operasional naik 250% dengan laba bersih meningkat 200% dari periode yang sama tahun sebelumnya," kata Adrian Herlambang, Direktur DYAN, Kamis (13/9/2018).

Lini bisnis event & exhibition organizer berkontribusi paling besar, yakni sebesar 67%. Disusul bisnis supporting event 13%, venue owner and hall management 12%, dan hotel/property 8%.

Demi menjaga performa, DYAN menyiapkan sejumlah strategi. Pertama, mengembangkan pameran yang sudah dipegang setiap tahunnya dan terus mencari peluang untuk menggelar pameran baru.

Kedua, mengembangkan lini entertainment, serta berinovasi mencari klien-klien baru ataupun event di industri yang berbeda. Ketiga, efisiensi dan pengendalian biaya di berbagai aspek di seluruh unit bisnis dan pengembangan bisnis baru, digital agency.

Di bisnis digital agency, saat ini DYAN tengah membentuk perusahaan baru bernama Underlined. Perusahaan baru ini diharapkan akan menjadi one-stop solution untuk kebutuhan digital dari para klien, baik perorangan maupun korporasi, dari segi strategi dan pengelolaan dalam menghadapi era digital.

Dengan strategi bisnis yang sudah dirumuskan tersebut, emiten ini memprediksi kinerja keuangan di akhir tahun nanti bisa makin meningkat. Perseroan ini antara lain berharap bisa mencetak peningkatan penjualan 6,7% menjadi Rp 918,89 miliar. Laba kotor ditargetkan meningkat 23,61% menjadi 267,95 miliar.

Sedangkan dari sisi bottom line, proyeksi akhir tahun diharapkan laba bersih dapat meningkat sebesar 188% menjadi Rp 26,43 miliar. kbc10

Bagikan artikel ini: