Duh! Sudah ada ratusan orang laporkan pembobolan akun Instagramnya

Rabu, 15 Agustus 2018 | 17:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sejumlah pengguna Instagram mengaku bahwa mereka menjadi korban dari serangan siber dengan metode yang sama. Penyerang memaksa korban untuk keluar dari akunnya sebelum mengganti data pribadi pengguna.

Ratusan orang telah melaporkan diri sebagai korban dari serangan ini sejak Agustus, lapor Mashable, yang menunjukkan kesamaan antara serangan-serangan ini.

Korban mengaku bahwa mereka dikeluarkan dari akun mereka, sebelum nama dan foto profil mereka diganti, biasanya menjadi karakter Disney atau Pixar. Demikian menurut laporan CNET.

Profil korban juga kemudian akan dihapus. Korban juga tidak bisa mereset password karena akun mereka telah dihubungkan dengan email baru yang memiliki alamat .ru, domain asal Rusia.

Kebanyakan korban yang berbicara pada Mashable tidak mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor. Namun, seorang pria mengaku dia telah menggunakan fitur itu dan akunnya tetap diserang.

Para hacker tampaknya tidak mengunggah foto baru atau menghapus foto lama. Namun, perubahan pada informasi pribadi akun membuat korban kesulitan untuk mendapatkan kembali akses ke akun mereka karena pesan dari Instagram akan masuk ke email baru.

Para korban lalu menggunakan Twitter untuk memprotes pada Instagram, yang menyebutkan bahwa mereka terus bekerja keras untuk memberikan keamanan pada para penggunanya.

"Ketika kami sadar bahwa sebuah akun telah diretas, kami menutup akses ke akun tersebut dan para korban akan diminta untuk melewati proses remediasi sehingga mereka bisa mereset password mereka dan mengambil langkah lain untuk mengamankan akun mereka," kata juru bicara Instagram. kbc10

Bagikan artikel ini: