Rumor iPhone bisa rekam pembicaraan pribadi, ini bantahan Apple

Senin, 13 Agustus 2018 | 08:59 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengguna teknologi telah lama mempertanyaakan apakah iPhone merekam pembicaraan pribadi. Laman Fox News, 8 Agustus 2018, melaporkan bahwa Apple telah memberikan konfirmasi melalui surat.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada anggota parlemen federal Amerika, raksasa teknologi itu bersikeras bahwa iPhone tidak mendengarkan apa yang dikatakan pengguna. Dan pengembang aplikasi pihak ketiga tidak memiliki akses ke data audio.

"iPhone tidak mendengarkan konsumen kecuali mengenali pemicu audio yang jelas dan tidak ambigu," ujar Apple's director of Federal Government Affairs Timothy Powderly, tertulis dalam surat itu.

Apple mengeluarkan tanggapan atas pertanyaan dari Komite Energi dan Perdagangan Amerika melalui surat pada Juli lalu kepada CEO Apple Tim Cook dan CEO Google Larry Page. Isi surat tersebut meminta rincian tentang data ponsel cerdas yang digunakan yang diduga merekam percakapan.

"Pelanggan bukan produk kami. Model bisnis kami tidak bergantung pada pengumpulan sejumlah besar informasi identitas pribadi," tambah Powderly. "Kami tidak melakukan itu untuk memperkaya profil yang ditargetkan pasar ke pengiklan."

Laman Fox News menyatakan, anggota parlemen menyuarakan kekhawatiran bahwa smartphone, dalam beberapa kasus, dapat mengumpulkan data dari percakapan terdekat, bahkan jika pengguna tidak sengaja membangun asisten suara dengan "Hey Siri" atau "OK, Google."

Surat-surat itu meminta informasi tentang bagaimana iPhone dan perangkat Android mengumpulkan data audio dan lokasi. Mereka juga mencari informasi tentang batasan apa pun yang Apple dan Google tempatkan pada pengembang dalam mengumpulkan data dari perangkat pengguna.

"Kami percaya privasi adalah hak asasi manusia yang fundamental. Kami merancang produk dan layanan untuk meminimalkan pengumpulan data pelanggan kami," kata Powderly. kbc10

Bagikan artikel ini: