Pasca akuisisi, Mobil dan Federal komitmen pertahankan merek masing-masing

Sabtu, 14 Juli 2018 | 13:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Mobil Lubricants meluncurkan produk oli khusus untuk kendaraan roda dua. Produk bernama Mobil Super Moto ini akan juga dijual dalam platform online Lazada.

Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia, Osman Durrani mengatakan, ada tiga alasan untuk mengeluarkan produk ini. Yakni dari sisi pasar sepeda motor Indonesia yang besar, teknologi baru yang ditawarkan serta komitmen jangka panjang untuk pasar Indonesia, "Ke depan kami terus keluarkan produk baru. Tiap tahun biasa kami ada 5 produk sampai 10 produk baru," kata Osman, Jumat (13/7/2018).

Pada tahun 2018, ExxonMobil akan genap terlibat dalam pengembangan industri minyak dan gas di Indonesia selama 120 tahun. Osman mengaku akan terus berinvestasi di Indonesia. Sayangnya nilai investasi maupun target penjualan belum dibeberkan. "Kami baru saja akuisisi oli Federal, dalam waktu setahun ke depan ini kami masih terus berdiskusi soal kolaborasinya," kata Osman.

Sebagai informasi, PT Federal Karyatama (FKT), produsen pelumas merek Federal Oil, dan Federal Mobil, telah resmi menjadi bagian dari Esso Petroleum Company, Limited dan ExxonMobil UK Limited (ExxonMobil). Namun untuk saat ini produk dari Mobil masih diimpor dari Singapura.

Namun, kata Osman, ada kemungkinan pihaknya akan menggunakan fasilitas produksi dari FKT dalam waktu masa datang. "Kami memilih untuk mempertahankan untuk dual brand, jadi kami menjual merk secara terpisah," katanya.

Sementara mengenai pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk pelumas otomotif, Mobil akan siap mengikuti aturan pemerintah. "Mengingat pelumas Federal sudah berpengalaman punya produk SNI, pelumas Mobil akan dapat dengan mudah mempelajarinya," tambahnya

Patrick Adhiatmadja, Presiden Direktur & CEO PT Federal Karyatama menambahkan, akuisisi ini juga membuka peluang pertumbuhan lebih luas lagi bagi FKT ke depannya. Dirinya siap bila dalam waktu ke depan akan memproduksi produk dari ExxonMobil maupun akan mengekspor produk Federal ke negara lain. "Kami akan fokus untuk menjual pelumas roda dua maupun roda empat," kata Patrick saat ditemui KONTAN, Jumat (13/7).

Saat ini utilisasi produksi FKT baru 60%. Adapun pabrik di Cilegon memiliki kemampuan produksi hingga 100 juta liter oli per tahun. kbc10

Bagikan artikel ini: