Simpati para rider MotoGP atas tragedi bom Surabaya

Rabu, 16 Mei 2018 | 12:41 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kabar tentang terorisme dan rentetan tragedi bom di Surabaya selama sepekan belakangan ternyata terdengar sampai kancah internasional, tak terkecuali para rider MotoGP. Meski Indonesia hingga kini belum juga menggelar balapan MotoGP, tampaknya Indonesia tetap punya tempat di hati para rider ini.

Berawal dari kerusuhan di rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Jakarta pekan lalu, terjadi ledakan bom di tiga gereja di Surabaya dan Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo pada Minggu (13/5/2018). Dan terakhir adalah terjadinya ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya pada Senin (14/5/2018).

Sudah tak terhitung lagi siapa saja rider MotoGP yang pernah mendatangi Indonesia, beberapa di antaranya justru rutin berkunjung dua kali setahun. Memiliki banyak penggemar di Tanah Air, jelas membuat Indonesia memiliki tempat di benak mereka hingga peristiwa tragis ini menyentuh hati mereka.

Jorge Lorenzo (Ducati Corse), Marc Marquez (Repsol Honda), Maverick Vinales (Movistar Yamaha) dan Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) merupakan beberapa dari banyak rider yang mengungkapkan rasa simpati lewat media sosial. Tak ketinggalan juga para rider Moto2 dan Moto3 seperti Alex Marquez, Xavi Vierge, Dominique Aegerter, Fabio Quartararo, Tony Arbolino dan Gabriel Rodrigo.

Para rider Grand Prix pun akan kembali turun lintasan dalam pekan balap MotoGP Prancis yang digelar di Sirkuit Le Mans pada 18-20 Mei 2018 mendatang. kbc10

Bagikan artikel ini: