Lengkapi hotel, Bukit Darmo Property siap bangun ballroom terbesar di Surabaya Barat

Selasa, 15 Mei 2018 | 07:31 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Besarnya potensi pasar meeting, incentive, conference, Exhibition (MICE) di Surabaya mendasari emiten pengembang properti PT Bukit Darmo Property (BKDP) Tbk, untuk membangun ballroom atau gedung pertemuan dengan kapasitas besar di kawasan Surabaya barat.

"Langkah ini kami siapkan atas permintaan pengelola hotel agar ada ballroom. Sehingga operasional hotel kami tunda," ungkap Brasada Chandra, Direktur BKDP, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BKDP di Surabaya, Senin (14/5/2018).

Ballroom itu sendiri rencananya akan dobangun di atas lahan seluas lebih dari 2 hektare di sekitar Lenmarc Mall, dan diharapkan bisa memiliki kapasitas di atas 1.500 orang. Ini diklaim sebagai yang terbesar di Surabaya barat.

"Saat ini masih dalam tahap study dan desain. Kami menargetkan pembangunannya bisa dimulai tahun ini dan diperkirakan tahun depan sudah selesai," ungkap Chandra.

Dipaparkannya, langkah bisnis ini dipilih untuk meningkatkan pendapatan perseroan ke depannya. Asal tahu saja, kinerja perseroan di triwulan I tahun 2018 ini, mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun 2017.

"Memang kami masih mencatatkan kerugian. Karena belum ada penjualan, pendapatan masih didapat dari sektor sewa," ungkap Chandra.

Pada triwulan I tahun 2018, BKDP mencatatkan total aset mencapai Rp 776,541 miliar. Lebih rendah dibanding periode yang sama tahun 2017 yang mencapai Rp 787,703 miliar. Sementara pendapatan bersih mencapai Rp 15,842 miliar, lebih rendah dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 17,74 miliar.

Terkait investasi untuk pembangunan ballroom itu, Brasada mengaku belum bisa mengungkapkan. "Karena masih melakukan penghitungan. Yang pasti ballroom ini bisa memberi nilai lebih dari produk hotel kami yang di tahun depan diharapkan operasional bersamaan selesainya pembangunan ballroom yang diperkirakan tahun depan juga selesai," tambah Chandra.

Apalagi pasar ballroom di wilayah Surabaya yang berkapasitas besar. "Kami optimis tahun ini bisa tumbuh positif. Apalagi kontribusi dari mal Lenmarc juga tumbuh," lanjutnya.

Saat ini mal Lenmarc mengalami pertumbuhan okupansi tenant yang mencapai 75 persen. Untuk selanjutnya masih akan ada tenant-tenat baru yang bersiap meramaikan mal tersebut. kbc7

Bagikan artikel ini: