HIPMI: Dunia usaha cari rezeki saja, tidak perlu takut aksi teror

Senin, 14 Mei 2018 | 13:32 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur mengutuk keras aksi terorisme yang menyerang sejumlah tempat ibadah di Surabaya. Dunia usaha diharapkan tetap tenang dan tidak perlu takut dengan segala bentuk aksi terorisme yang mencoba mengganggu ketenteraman masyarakat.

“Terorisme tidak boleh diberi ruang di negara ini. Karena itu, dunia usaha tidak perlu takut. Kita yakin sepenuhnya negara bisa memberantas segala bentuk terorisme,” ujar Ketua Umum HIPMI Jatim Mufti Anam.

Justru di momen seperti inilah, kata Anam, dunia usaha wajib menunjukkan sikap tidak gentar pada aksi terorisme. “Para pelaku usaha adalah pejuang-pejuang ekonomi yang secara profesional mencintai Tanah Air dengan membuka seluas mungkin lapangan pekerjaan bagi warga, membayar pajak, memberi nilai tambah perekonomian, dan ikut membantu masyarakat,” ujar Anam.

Anam menambahkan, dunia usaha khususnya HIPMI mendukung penuh seluruh kebijakan dan langkah taktis Polri, TNI, dan instrumen negara lainnya dalam memerangi terorisme.

Dia mengakui, keamanan adalah salah satu variabel pembentuk iklim investasi di sebuah daerah. Namun, dia yakin aparat berwenang bisa segera memulihkan situasi sehingga iklim investasi akan terus membaik.

Anam yakin, dunia usaha tidak akan terpengaruh dengan aksi terorisme. Banyak agenda penting perusahaan yang harus dijalankan, sehingga pengusaha tidak usah terbawa arus skenario para teroris yang ingin mengacaukan perekonomian.

“Belajar dari pengalaman aksi-aksi terorisme sebelumnya, kondisi akan cepat pulih. Negara pasti bertindak tepat dan cepat. Sehingga mari teman-teman dunia usaha, mari berbisnis seperti biasa, apalagi ini menyambut bulan Ramadhan yang menjanjikan banyak rezeki,” ujar Anam.

“Semua rencana bisnis, investasi baru, ekspansi perusahaan, dan berbagai bentuk perluasan usaha tidak akan terpengaruh dengan aksi terorisme. Iklim investasi akan terus membaik dengan sinergi bersama negara dan dunia usaha,” imbuh Anam.

Anam menambahkan, HIPMI berduka dan berempati sedalam-dalamnya untuk para korban. “Dan kita berharap ini adalah kejadian terorisme terakhir di Indonesia. Kita dukung kehadiran negara dalam melindungi seluruh warganya,” pungkas Anam. kbc3

Bagikan artikel ini: