Januari, PTPP peroleh kontrak Rp2,3 triliun

Rabu, 14 Februari 2018 | 22:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan konstruksi milik negara, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mengumumkan total perolehan kontrak baru senilai Rp 2,3 triliun selama Januari 2018. Kontrak tersebut  dari PTPP Induk sebesar Rp 929 milyar dan entitas-entitas anak sebesar Rp 1,4 triliun.

“Perolehan kontrak baru PTPP Induk terdiri dari proyek Gedung AEON Apartment Phase 2 (Struktur) sebesar Rp 523 milyar dan proyek Infrastruktur Executive Port Merak sebesar Rp 406 milyar,” ujar Direktur Utama PTPP, Tumiyana, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Ia menjelaskan kontribusi terbesar kontrak baru di bulan Januari 2018 disumbangkan oleh PT PP Presisi Tbk (PPRE), entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat. PPRE berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp 1,0 trilyun (setelah eliminasi), disusul oleh PT PP Properti Tbk (PPRO) sebesar Rp 200 milyar, PT PP Urban sebesar Rp 130 milyar (setelah eliminasi), dan PT PP Energi sebesar Rp 20 miliar.

“Dengan demikian, total kontrak yang dihadapi atau order book yang dicapai oleh PTPP per Januari 2018 adalah sebesar Rp 60,4 trilyun yang terdiri dari kontrak baru sebesar Rp 2,3 trilyun dan kontrak carry over tahun 2017 sebesar Rp 58,1 trilyun,” jelasnya.

Selama tahun 2017, PTPP berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp41,0 trilyun yang terdiri dari Kontrak Regular sebesar Rp 38,8 trilyun dan Kontrak Joint-Operation (JO) sebesar Rp 2,3 trilyun. Untuk tahun 2018, PTPP menargetkan kontrak baru sebesar Rp 49 trilyun atau 20% lebih tinggi dari perolehan kontrak baru yang diraih selama tahun 2017.

“Dengan target kontrak baru ini, PTPP akan memiliki total order book lebih dari Rp100 trilyun yang akan menjadi basis yang kuat bagi pertumbuhan pendapatan dan laba bersih, tidak hanya untuk tahun 2018 namun juga untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Tumiyana.kbc11

Bagikan artikel ini: