Kata Jokowi, Indonesia bisa jadi rujukan negara muslim dunia

Rabu, 14 Februari 2018 | 15:19 WIB ET

AMBON, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan bahwa Indonesia sudah masuk negara besar ekonominya, sudah masuk negara Group 20 (G-20). Karena itu, jangan jagi mencari-cari bantuan. Tapi justru haru mulai membantu.

“Saya sudah sampaikan kemarin pada duta-duta besar, jangan lagi mencari bantuan-bantuan, jangan lagi seperti ini. Kita Justru harus mulai membantu, jangan meminta- meminta bantuan. Harus memulai seperti itu,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Kongres ke-30 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yang digelar di Universitas Pattimura, Ambon, Maluku, Rabu (14/2).

Kepala Negara menegaskan, negara yang membutuhkan sedapat mungkin bisa kita bantu. Ia meyakini Indonesia bisa membantu, dan bahkan kita juga bisa menjadi rujukan kemajuan bagi Negara-negara muslim.

“Saya yakin kita bisa menjadi rujukan kemajuan bagi negara-negara muslim. Bahkan saya meyakini, insha Allah  bisa menjadi pemimpin negara-negara muslim apabila ekonomi kita baik dan ekonomi kita kuat. Yakin kita bisa, yakin usaha sampai,” tegas Presiden Jokowi.

Sebagai negara muslim terbesar di dunia, sebagai negara demokratis ketiga terbesar di dunia dan sebagai satu-satunya negara Asean yang masuk ekonomi besar dunia G-20, Presiden Jokowi meyakini, Indonesia punya modal besar sebagai pemimpin.

“Saya yakin Indonesia bisa berbuat banyak. Islam Indonesia adalah yang moderat, yang toleran, yang modern, yang terbuka untuk kemajuan,” ujar Presiden. kbc9

Bagikan artikel ini: