Dapat suntikan Rp2 triliun dari Astra, ini ekspansi terdekat Go-Jek

Selasa, 13 Februari 2018 | 08:38 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan berbagi tumpangan berbasis aplikasi Go-Jek kian mendapat kepercayaan investor baik dari dalam maupun luar negeri. Terbaru, Go-Jek mengumumkan telah mendapatkan pendanaan dari PT Astra Internasional Tbk (ASII) sebesar US$ 150 juta atau setara Rp 2,02 triliun (kurs Rp 13.500). Pendanaan tersebut merupakan bagian dari ronde raksasa dunia yang mau berinvestasi kepada Go-Jek.

Meski belum menyebutkan total fundraising yang akan diterima, namun Go-Jek memastikan bahwa perusahaan juga akan terus melakukan ekspansi. Salah satunya dengan merambah wilayah paling timur Indonesia, Papua.

"Sebenarnya dalam waktu 6 sampai 12 bulan ke depan kami akan hadir di Papua," kata Chief Executive Officer dan Founder Go-Jek, Nadiem Makarim di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Pernyataan itu pun mendapatkan respon positif dari Astra Internasional. Presiden Direktur PT Astra Internasional Tbk, Prijono Sugiarto mengatakan bahwa rencana hadirnya Go-Jek di Papua bisa dikolaborasikan dengan jaringan bisnis Astra Group.

"Tadi Pak Nadiem juga sebenarnya sudah berbisik, salah satu wilayah yang belum hadir di Papua. Saya bilang itu main dealer kami kuat disana. Kita bisa bekerjasama," tuturnya.

Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara juga menegaskan siap mendukung rencana tersebut. Apalagi proyek infrastruktur telekomunikasi Palapa Ring juga menyentuh Papua dan siap beroperasi pada 2019.

"Saya sudah pastikan Palapa Ring 2019 sudah operasi di Papua. Palapa Ring pertengahan tahun, di wilayah timur akhir tahun selesai. Jadi 2019 kami harap mulai beroperasi," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: