Pertengahan 2019, apartemen Puri City Surabaya mulai diserah terimakan

Sabtu, 10 Februari 2018 | 00:00 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com:  Pengembang PT Mahkota Berlian Cemerlang menjanjikan proyek yang tengah dikerjakan yakni apartemen Puri City bisa dibangun sesuai jadwal yang ditetapkan. Pengembang perumahan Puri Mas di Surabaya timur ini bahkan menjanjikan apartemen Puri City bisa dilakukan serah erima pada pertengahan 2019.

Chief Operation Officer (COO) PT Mahkota Berlian Cemerlang, Wahyu Hartanto mengatakan, saat ini pihaknya tengah memulai pembangunan apartemen Puri City dengan menggandeng PT Adhi Persada Gedung (APG) sebagai kontraktor utama.

"Kami memilih APG karena memang sudah berpengalaman membangun gedung high rise. Karena ini juga berhubungan dengan komitmen kita kepada pembeli, bahwa pembangunan apartemen Puri City sesuai dengan jadwal yang kami targetkan," katanya usai penandatangan kerjasama antara PT Mahkota Berlian Cemerlang dengan APG, di lokasi proyek Puri City, Jumat (9/2/2018).

Dipaparkan Wahyu, pembangunan apartemen Puri City ini ditarget akan selesai di pertengahan 2019 dan mulai dilakukan serah terima kepada konsumen. Pihaknya akan membangun sekaligus untuk tiga tower di atas lahan seluas 2,3 hektare.

"Kalau biasanya bertahap, saat ini jualan kami juga sudah tiga tower sekaligus, sehingga pembangunannya juga tiga tower sekaligus," tambah Wahyu.

Chief Marketing Officer Mahkota Berlian Cemerlang, Firdaus Fahmi menambahkan, dari total 1.375 unit apartemen di tiga tower, saat ini penjualan sudah mencapai 85 persen. Ditambah dengan 200 unit kios untuk di area commercial yang berada di lantai 1 dan dua.

"Unit apartemen masih sisa sekitar 200 unit dan commercial area sekitar 100 unit," kata Firdaus yang menargetkan tahun ini seluruh unit yang dipasarkan bisa terjual habis.

Keyakinannya didasarkan pada tingginya minat konsumen terhadap penjualan unit komersial tahap I yang laris manis. Apalagi, saat ini potensi pasar cukup besar, mengingat sudah ada 1.200 KK yang menghuni di perumahan Puri Mas.

Saat ini harga yang ditawarkan ke konsumen untuk unit yang tersisa adalah Rp 15 juta per meter persegi untuk apartemen dan Rp 20 juta per meter persegi untuk kios di areal komersial. Harga itu sudah mengalami kenaikan Rp 3 juta dibandingkan saat awal ditawarkan ke konsumen di tahun 2015 lalu dengan harga Rp 12 juta per meter persegi.

"Apalagi apartemen ini nantinya akan menghadap jalan MERR yang saat ini masih dalam proses pembebasan dan akan dibangun oleh Pemerintah Kota Surabaya. Bisa dibilang harganya akan naik lagi dalam beberapa waktu kedepan," ungkap Firdaus yang menyebut nilai proyek apartemen Puri City tersebut mencapai Rp 600 miliar.

Pury City telah menjadi salah satu apartemen favorit masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Selain lokasinya yang berada di kawasan Middle East Ring Road (MERR), dengan tagline The Trilogy of Pury City mengintegrasikan antara life style mall yang dilengkapi department store, bioskop dan food court dan kebutuhan life style lain, dengan apartemen di atasnya. Sementara fasilitas pendukung penghuni, seperti kolam renang, arena permainan, jogging track, gym center dan sebagainya. Apartemen Puri City berada di nol jalan MERR Surabaya yang mudah diakses ke tengah kota maupun ke pintu tol Bandara International Juanda.

Sementara itu Wakil Direktur Utama PT APG Indra Syahruzza mengatakan, proyek Puri City ini merupakan proyek apartemen pertama di Surabaya yang dikerjakan APG.

"Proyek ini cukup menarik bagi kami, apalagi di tahun 2018 ini kami ada target nilai proyek yang cukup tinggi. Yaitu Rp 10 triliun dan di awal tahun 2018 ini kami sudah dapat kontrak proyek sekitar 5 triliun," jelas Indra.

Sedangkan tahun 2017 lalu, nilai proyek yang didapat APG masih di Rp 4,8 triliun. kbc7

Bagikan artikel ini: