Dukung peningkatan pendidikan, Pelindo III salurkan dana hibah Rp2,7 miliar kepada 9 SMA

Rabu, 13 September 2017 | 21:33 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pelindo III melalui program bina lingkungan menyalurkan dana hibah di wilayah Tapal Kuda dan Malang yang bertajuk ”Giat Dukung Pendidikan”. Penyerahan bantuan tersebut diselenggarakan di Kantor Pusat Pelindo III di Ruang Kelimutu yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kepala Cabang Pendidikan dan Kepala Sekolah SMA Negeri wilayah Tapal Kuda dan Malang, serta pejabat struktural Pelindo III.

Dalam sambutannya, Human Capital and General Affair Director Pelindo III, Toto Heli Yanto mengatakan bahwa Program pemberian bantuan pada dunia pendidikan tersebut merupakan pilot project dalam mendukung Hari Kesetiakawanan Nasional dimana Provinsi Jawa Timur ditunjuk oleh Kementerian Sosial sebagai lokasi memperingati HKSN 2017.

”Oleh karena itu, jika program ini dapat terlaksana dengan baik dan berhasil, maka program seperti ini akan kami lanjutkan di seluruh wilayah Pelindo III,” ujarnya.

”Sebagai BUMN Kepelabuhanan, manajemen Pelindo III percaya bahwa hubungan yang terjalin baik dengan masyarakat akan menciptakan suasana yang kondusif, sehingga menjadikan perusahaan dapat menjalankan usaha bisnisnya dengan baik dan masyarakat dapat memperoleh manfaat atas bisnis yang dijalankan oleh Pelindo III,” imbuh Toto.

Sementara itu, Corporate Communication Pelindo III, Widyaswendra menambahkan bahwa selama lima tahun terakhir, Pelindo III telah menyalurkan sedikitnya Rp.13 miliar di wilayah Jawa Timur dari tahun 2011 hingga sekarang. ”Dan untuk saat ini, Pelindo III membuat program inisiatif berupa ”Giat Dukung Pendidikan” yang diawali dengan memberikan bantuan hibah kepada sembilan SMA Negeri di Wilayah Tapal Kuda (Probolinggo, Lumajang, Situbondo, Bondowoso dan Jember) serta Kota Malang sebesar Rp.2,7 miliar,” tutur Wendra.

Dana hibah akan diberikan secara utuh kepada pengurus sekolah dalam bentuk transfer, tidak ada potongan sedikitpun. Namun untuk sekolah yang membutuhkan komputer, akan diberikan dalam bentuk fisik komputer.

”Program yang bertujuan untuk mendukung kegiatan proses belajar mengajar di sekolah diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas,” pungkas Wendra.kbc6

Bagikan artikel ini: