loading...
Kategori
Aneka BisnisTransportasi
Mode Baca
Kurs USD-IDR
9/1/2014
11.703
IHSG
9/1/2014
5.171,17
34,31 (0,66%)
Minyak Mentah
N/A
0,00
0,00 (0,00%)
Emas
N/A
0,00
0,00 (0,00%)

Sekolah perkeretaapian didirikan di Madiun

Online: Jum'at, 27 November 2009 | 13:21 wib ET

JAKARTA - Industri dan bisnis perkeretaapian di Indonesia berkembang pesat. Sayangnya, hal itu belum diimbangi dengan sumberdaya manusia yang hebat. Karenanya, Departemen Perhubungan akan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Perkeretaapian (STIKA) di Madiun, Jawa Timur. Sekolah yang diorientasikan pada penyediaan tenaga-tenaga andal di bidang perkeretaapian itu diharapkan bisa beroperasi tahun 2012.

"STIKA merupakan sekolah terpadu yang mendidik tenaga-tenaga kompeten di bidang perkeretaapian, mulai tingkat menengah atas atau setara SMA hingga sekolah lanjutan tingkat tinggi dengan gelar D-1, D-2, D-3, hingga S-1," ungkap Direktur Jenderal Perkeretaapian Tunjung Inderawan di Jakarta, Jumat (27/11/09).

Sekolah ini, sambung Tunjung, dibangun untuk mengantisipasi pemenuhan SDM tenaga-tenaga profesional perkeretaapian ketika nanti multioperator berjalan. Tidak hanya untuk operator, regulator juga sangat membutuhkan tenaga-tenaga profesional di bidang ini.

Dikatakan, untuk mendirikan sekolah terpadu ini membutuhkan lahan seluas 20 hektare dengan dana yang dibutuhkan Rp 350 miliar lebih. Lokasinya di kawasan ring road barat Kotamadya Madiun, tepatnya di sebelah asrama Haji Madiun. Saat ini, proses pembebasan lahan dan persiapan pembangunan ditargetkan bisa selesai seluruhnya pada 2010. Sehingga pada 2011, proses pembangunan fisik sudah bisa dilakukan, dan 2012 bisa beroperasi.

"Ditjen Perkeretaapian dan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dephub telah berkoordinasi dengan Pemkot Madiun untuk membantu penyediaan dan pembebasan lahannya. Termasuk pula dengan pihak terkait lain seperti PT INKA Madiun untuk penyediaan tenaga pengajar dan kerja sama praktikum siswa. Mereka semua sangat siap untuk membantu merealisasikan pembangunan sekolah ini," paparnya. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda