loading...
Kategori
EnergiMigas
Mode Baca

Hasil LNG Blok Masela dipasarkan ke tiga negara

Online: Selasa, 10 November 2009 | 16:28 wib ET

JAKARTA - Hasil liquified natural gas (LNG) dari Blok Masela akan dipasarkan ke tiga pembeli potensial, yaitu Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan. Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) kini tengah melakukan studi untuk menjajaki pemasaran ke tiga negara tersebut.

Kepala BP Migas Raden Priyono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/11/09), mengatakan, selain ke tiga negara tersebut, pembeli LNG domestik tentu juga didekati.

”Kami sedang pasarkan LNG Masela ke pembeli asing di antaranya Jepang, Korea, dan Taiwan, termasuk pula ke pembeli LNG domestik," ujarnya.

Padahal sebelumnya pihak Inpex, selaku operator pengembangan blok Masela sudah mendapatkan dua calon pembeli asal Jepang, Chubu dan Kansai.

Terkait pengembangan Blok Masela, kata dia, BP Migas bakal menyelesaikan evaluasi terhadap rencana pengembangan (plan of development/POD) Blok Masela yang diajukan Inpex pada November 2008. Diharapkan, Blok Masela berproduksi mulai 2015.

Evaluasi terhadap POD Blok Masela dipastikan segera kelar karena Inpex sepakat menggunakan floating storage (tangki timbun terapung) untuk mengangkut gas dari Masela ke daratan Indonesia. Kapasitas floating storage diperkirakan sekitar 4 sampai 4,5 metrik ton (MT).

Menurut Priyono, dalam POD-nya, Inpex awalnya memilih mengalirkan gas dari Masela melalui pipa ke Darwin, Australia. Selanjutnya, gas tersebut akan diolah di kilang pengolahan gas di Darwin. Namun, pihak BP Migas tidak menyetujui rencana tersebut.

Dia mengatakan, gas tersebut milik Indonesia maka produksinya tidak mungkin dilakukan di luar negeri. Inpex adalah perusahaan Jepang pemegang 100% kepemilikan Blok Masela. Nilai investasi yang diajukan Inpex terbilang cukup besar, yakni US$14 miliar. Investasi Inpex di Masela besar lantaran cadangan gas ada di dasar laut sedalam 4.000 meter.

Tapi itu sebanding bila melihat cadangan terbukti Masela yang diperkirakan mencapai 12-13 triliun kaki kubik (TCF), dan dapat dikembangkan hingga 30 tahun. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
9/19/2014
12.011
IHSG
9/19/2014
5.243,88
35,73 (0,68%)