loading...

BPJT talangi Bakrie Rp400 miliar

Online: Minggu, 22 Februari 2009 | 22:56 wib ET

JAKARTA: Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyetujui dana talangan untuk pembebasan tanah sebesar Rp400 miliar bagi pembangunan ruas tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 km yang dibangun PT Bakrie Toll Road. Dana talangan yang sudah dicairkan mencapai Rp10 miliar.

Menurut Direktur Utama PT Bakrie Toll Road Harya M Hidayat, pemerintah sudah menandatangani kontrak dana talangan pembebasan tanah dari Badan Layanan Umum (BLU) bagi tol Pejagan-Pemalang.

“Jalan tol ini akan dibangun empat seksi dan ada seksi prioritas yaitu seksi 1, 2, dan 3. Progres fisik di lapangan sudah mencapai 30%, terutama di seksi 1 dan 2,” kata Harya di Jakarta seperti dilaporkan Antara, akhir pekan ini.

Dia menjelaskan, manajemennya terus memantau proses pembebasan lahan di lapangan, sehingga bisa berjalan lancar. Mekanisme dan metode pembebasan tanah untuk ruas ini juga diterapkan untuk pembebasan lahan tol Kanci-Pejagan.

“Kami melakukan pembebasan tanah sama dengan ruas Kanji-Pejagan, sehingga diharapkan pada waktu tidak lama lagi pembebasan lahan bisa cepat selesai. Terutama untuk seksi yang menjadi prioritas,” katanya.

Sedangkan untuk pekerjaan konstruksinya, Bakrie masih menunggu beroperasinya ruas tol Kanci-Pejagan pada pertengahan 2010, sehingga pekerjaan konstruksi ini bisa tersambung langsung dengan tol Pejagan-Pemalang.

Pembangunan jalan tol Pejagan- Pemalang menelan investasi Rp3,2 triliun lebih. Sekitar Rp200 miliar diantaranya untuk biaya pembebasan tanah yang menggusur lahan sekitar 380.15 hektare. (kb4/kb2)

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda