loading...
Kategori
Keuangan
Mode Baca

BI Jatim punya Kepala Perwakilan baru, nih programnya

Online: Jum'at, 25 Oktober 2013 | 14:57 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Wilayah IV yang membawahi Jatim mempunyai nahkoda baru. Gubernur BI Agus Martowardojo, menunjuk Dwi Pranoto menjadi Kepala KPBI Wilayah IV menggantikan pejabat sebelumya, Mohamad Ishak yang memasuki masa pensiun.

Dalam acara serah terima jabatan yang dilakukan di Kantor BI Surabaya, Dwi Pranoto mengatakan program utamanya dalam memimpin BI di Jatim adalah menjaga kestabilan harga bahan pokok melalui peranannya sebagai salah satu anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“Ujung tombak kinerja BI di daerah adalah membantu TPID. Kami akan berupaya mengoptimalkan kinerja TPID untuk menjaga kestabilan harga,” katanya kepada wartawan, Jumat (25/10/2013).

Untuk mempekuat kinerja TPID di Jatim, bulan depan rencananya akan dibentuk 13 TPID baru untuk tingkat kota/kabupaten. Ia menambahkan, dengan penguatan TPID di tiap daerah, diharapkan ekonomi di Jatim akan bertumbuh secara inklusif.

“Jadi pertumbuhan ekonomi bukan mensejahterakan kelompok tertentu tapi seluruh masyarakat di Jatim,” kata Dwi.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dalam kesempatan yang sama mengatakan ada beberapa tantangan BI dalam pengambangan ekonomi daerah.

“Di Jatim, tantangan utama adalah bagaimana meningkatkan kapasitas produksi untuk mendukung kebutuhan nasional. Kemampuan produksi di berbagai sektor termasuk manufaktur, sehingga diharapkan bisa mengurangi impor dan mengurangi defisit neraca perdagangan,” katanya.

Tantangan yang dihadapi BI lainnya adalah bagaimana memberikan dukungan bagi ekonomi daerah, melalui Kajian Ekonomi Regional (KER). Disamping itu, juga bagaimana memperkuat pengendalian harga (inflasi) termasuk memperluas pembentukan TPID bukan hanya di provinsi tapi juga di kota/kabupaten. Dan yang terakhir adalah bagaimana mendukung ketahanan pangan dan UMKM. kbc8

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
9/16/2014
11.975
IHSG
9/15/2014
5.144,90
1,19 (0,02%)