Pefindo tegaskan rating AA untuk Oto Multiartha
Online: Kamis, 23 Agustus 2012 | 20:19 wib ET
JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat AA untuk obligasi VI/2009 seri C PT Oto Multiartha sebesar Rp500 miliar.
Obligasi tersebut jatuh tempo pada 11 Desember 2012. Analis Pefindo Dipo Panuntun menuturkan, perusahaan memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajibannya yang akan jatuh tempo dengan posisi kas dan kas ekuivalen pada 30 Juni 2012 sebesar Rp637 miliar. Selain itu, perseroan juga didukung dengan fasilitas pinjaman dari beberapa bank yang belum digunakan senilai Rp7,5 triliun.
Pada 30 Juni 2012, perusahaan dimiliki oleh Sumitomo Corporation, Jepang sebesar 83,54%, PT Sinar Mas Multiartha Tbk sebesar 16,14%, dan PT Summit Auto Group sebesar 0,32%. kbc9
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9773.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini -86.596 menjadi 5121.403
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Bos Bulog berbagi kisah sukses dengan siswa SMA di Jatim
- Freeport beri beasiswa anak korban terowongan runtuh
- Berniaga.com: Investasi kami cukup untuk 5 tahun ke depan
- Pelanggan Indovision kini bisa tonton TV di tablet
- Gelar Pasar Meriah, berniaga.com temukan penjual-pembeli
- Tiga bulan, Waskita raup laba Rp5 miliar
- Vale siap bagi dividen Rp486,1 miliar
- Banyak proyek baru, laba Intiland melejit 98,9%
- Harga VIVA Rp 18 triliun, mau?
- Akuisisi Bumi Putera, perusahaan Hary Tanoe tunggu izin BI
- Saham distributor motor MPM dilepas Rp2.000
- Laba Adaro Energy jeblok 66%
- PTBA bagi 55% laba bersih untuk dividen
- Meski laba turun, Samudera Indonesia bagi dividen Rp23 M
- Seluruh laba Unilever Rp4,9 triliun dibagi ke pemegang saham
- Incar penjualan Rp480 M, Sekar Laut tambah mesin baru
- Sritex manfaatkan dana IPO untuk ekspansi
- Meski laba menyusut, Harum Energy bagi dividen Rp681 M
- Sri Rejeki Isman lepas 30,12% saham seharga Rp100
- OJK dorong rakyat kecil ikut cicipi investasi di pasar modal
- Arwana siap sebar dividen Rp73,4 miliar
