Rencana kontingensi untuk satelit Telkom-3
Berita Terkait
JAKARTA, kabarbisnis.com: Sehubungan dengan anomali peluncuran Satelit Telkom-3, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyatakan telah mendapatkan penjelasan berdasarkan preliminary calculation yang diterima 9 Agustus 2012 dari pihak ISS Reshetnev. Didapat penjelasan bahwa Satelit Telkom-3 saat ini melayang di ketinggian maksimum 5.014 kilometer (km), masih jauh dari ketinggian orbit yang diharapkan yaitu 36.000 km. Dengan demikian kemungkinan besar satelit tersebut sama sekali tidak akan dapat dipergunakan.
Sebelum hasil preliminary calculation diterima, sampai saat ini Telkom telah mengambil langkah-langkah penanganan untuk menjamin pelayanan dan operasional telekomunikasi kepada pelanggan tidak terganggu karena Telkom saat ini mengoperasikan dan menggunakan beberapa satelit. Selain itu, dari sisi keuangan, kejadian anomali peluncuran Satelit Telkom-3 juga tidak akan memberikan dampak signifikan, karena telah diasuransikan secara penuh.
"Sehubungan dengan hasil preliminary calculation dari pihak ISS Reshetnev maka Telkom juga menetapkan langkah-langkah kontingensi yang terkait dengan Telkom-3," jelas Head of Corporate Communication and Affair Telkom, Slamet Riyadi, dalam siaran persnya.
Rencana kontingensi merupakan prosedur operasional baku di Telkom, tidak terkecuali untuk transponder satelit. Untuk Satelit Telkom-3 langkah-langkah kontingensi sudah dilakukan sebelum satelit diluncurkan. Untuk memenuhi kebutuhan customer yang sudah mendaftar dan mengantisipasi demand kami melakukan penyewaan satelit yang cakupannya kurang lebih sama dengan Satelit Telkom-3. kbc5
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9775.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +33.69 menjadi 5155.093
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Roy Suryo dukung Banyuwangi pacu wisata melalui kompetisi olahraga
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Unesa ambisi jadi pusat litbang industri batik Nusantara
- Pensiunan ini rutin beli Jaguar lima kali dalam setahun
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Serbu! Smartfren bagikan 100 tablet gratis di Surabaya
- K-Touch lempar ponsel quad core termurah
- Acer siapkan tablet ramping buat hadang iPad Mini
- Sony siap rilis smartphone Android murah
- CEO BlackBerry: 5 Tahun lagi tablet hanya sebuah sampah
- Pacu kapasitas layanan, XL modernisasi jaringan di Jateng dan Yogyakarta
- Samsung klaim 100 juta Galaxy S series melenggang ke pasar
- Di Indonesia, HTC One bakal dibanderol Rp7 jutaan?
- Ultah ke-18, bos-bos Telkomsel jadi pelayan di Grapari
- Xolo Q1000, smartphone Android canggih dari India
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Samsung Galaxy Mega 6.3 dihargai Rp7 jutaan?
- Ultah ke-18, Telkomsel pacu program genjot pelanggan
- Berniaga.com: Investasi kami cukup untuk 5 tahun ke depan
- Axiata berniat caplok Axis?
- Pelanggan Indovision kini bisa tonton TV di tablet
