loading...
Kategori
Aneka BisnisAgribisnis
Mode Baca
Kurs USD-IDR
8/27/2014
11.681
IHSG
8/27/2014
5.165,25
18,70 (0,36%)
Minyak Mentah
N/A
0,00
0,00 (0,00%)
Emas
N/A
0,00
0,00 (0,00%)

1.240 Kapal curi ikan di wilayah Indonesia

Online: Rabu, 08 Agustus 2012 | 14:08 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Modus tindak illegal fishing alias pencurian ikan ditengarai makin canggih dan beragam. Karena kompleksnya masalah illegal fishing, prosedur penindakannya pun perlu diharmonisasikan kembali. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebutkan, tindak illegal fishing kian tahun kian bertambah.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) KKP, Syahrin Abdurrahman, menuturkan, banyak kapal ikan asing maupun pengusaha kapal Ikan nasional yang melalukan praktik ilegal tersebut. Untuk kapal ikan berbendera asing, mereka menangkap di wilayah perikanan tanpa dilengkapi satu pun dokumen perizinan yang diterbitkan institusi yang berwenang.

Sementara pelanggaran tindak perikanan oleh kapal ikan nasional, menurut Syahrin, berkenaan dengan tidak lengkapnya berkas perizinan. Namun petugas juga menemukan pemalsuan dokumen izin penangkapan.

"Tergantung proporsi tindak penyimpangannya, kita tidak harus langsung menyeret ke proses hukum. Kita beri peringatan.Tapi kalau tetap membandel, baru kita ringkus," ujar Syahrin usai menandatangani Piagam Kesepakatan Bersama tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Penanganan Tindak Pidana Perikanan pada tingkat penyidikan, Rabu (8/8/2012).

Kesepakatan bersama tersebut melibatkan Mabes TNI Angkatan Laut (AL) dan Badan Pemeliharaan Kemanan (Kabaharkam) Mabes Polri serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Syahrin menambahkan, modus tindak pidana perikanan kerap ditemui petugas di tengah laut yakni aktivitas transhpiment atau memindahkan muatan hasil tangkap kepada sesama perusahaan terafiliasi. Modus ini dilakukan pengusaha perikanan nakal untuk menghindari pungutan pajak. Hasil tangkap dapat langsung diekspor dan tidak disandarkan ke pelabuhan perikanan.

Syahrin juga mengungkapkan, sampai awal Agustus 2012, patroli Kapal Pengawas KKP telah menangkap 75 kapal pelaku illegal fishing, sehingga total yang telah berhasil ditangkap sejak tahun 2005 yaitu sebanyak 1.240 kapal.

"Trennya setiap tahun naik. Untuk wilayah barat saja dalam satu semester sudah menangkap 52 kasus penangkapan ikan yang proses hukumnya dapat ditindaklanjuti. Padahal tahun lalu hanya 42 kasus," ujar Syahrin. kbc11

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda