loading...

BPS klaim masyarakat RI kian sejahtera

Online: Senin, 06 Agustus 2012 | 19:43 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Berdasar laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Tendensi Konsumen (ITK) nasional pada triwulan II tahun ini mengalami peningkatan dari sebelumnya 106,54 menjadi 108,77.

"Membaiknya kondisi ekonomi konsumen itu didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga dengan nilai indeks 108,45," kata Kepala BPS Suryamin dalam keterangan persnya, Senin (6/8/2012).

Menurut Suryamin, peningkatan pendapatan rumah tangga tercatat sebesar 108,45. Rendahnya sumbangan inflasi terhadap konsumsi makanan sehari-hari menghasilkan nilai indeks sebesar 113,11. Sedangkan peningkatan konsumsi beberapa komoditas makanan dan bukan makanan tercatat 104,12.

Dia menyatakan, peningkatan kondisi ekonomi konsumen di tingkat nasional terjadi karena adanya peningkatan kondisi ekonomi konsumen di semua provinsi. Sebanyak 18 provinsi di antaranya (54,55 persen), kata dia, memiliki nilai indeks di atas nasional. "Provinsi yang memiliki ITK tertinggi adalah DKI Jakarta sebesar 111,48. Sedangkan Papua Barat tercatat memiliki ITK terendah sebesar 105,45," ujar dia.

BPS juga memprediksi tingkat optimisme konsumen pada triwulan III 2012 akan lebih tinggi dari sebelumnya menjadi 110,96. Menurut Suryamin, perkiraan membaiknya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan III karena didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga menjadi 112,56. "Selain itu, rencana pembelian barang tahan lama akan mencapai nilai indeks sebesar 107,96," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda