Mainkan faktur pajak, izin 300.000 PKP bakal dicabut
JAKARTA, kabarbisnis.com: Sekitar 300.000 Perusahaan Kena Pajak (PKP) di seluruh Indonesia terancam dicabut izinnya, menyusul ditemukannya dugaan penyelewengan faktur pajak oleh ratusan perusahaan itu.
Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengungkapkan, pihaknya akan mencabut status PKP sekitar 300.000 pengusaha/perusahaan yang dinilai berpotensi menyelewengkan faktur pajak.
"Kita usahakan lagi sampai akhir tahun ini 200.000-300.000 yang mau kita cabut izinnya. Ini dampaknya luar biasa sehingga kebocoran PPN menurun," ungkap Fuad di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (30/7/2012).
Dipaparkannya, sebelumnya pihaknya telah mencabut status PKP atas 50.000 perusahaan. Mereka terbukti melakukan kecurangan dalam pelaporan pajak.
Tindakan tersebut, diharapkan akan mendongkrak penerimaan melalui Pajak Pertambahan Nilai (PPN). kbc10
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9765.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini -26.217 menjadi 5188.759
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Berbekal US$1,1 miliar, Yahoo! resmi caplok Tumblr
- RI disilakan cicipi kekayaan energi Papua Nugini
- Resmi meluncur, Sony Xperia Tablet Z dibanderol Rp4,8 jutaan
- BlackBerry siap kembangkan Z10 jadi phablet terbaru
- Gerakan Direksi Mengajar, bos PTPN X ajak pelajar SMA rajin membaca
- Dorong penggunaan gas, optimalkan penjualan mobile
- Tambah kapasitas Etihad Stadium, Manchester City rogoh £50 juta
- Dafam gelar pertandingan persahabatan antar jaringan hotel
- Genjot layanan, BCA buka Electronic Banking Center pertama di Surabaya
- Ini dia daftar bank terkuat sejagat
- Mandiri matangkan skim kredit pertanian
- Fundamental aduhai, saham KIJA dan SMGR layak untuk dilirik
- United Tractors masuki bisnis galangan kapal
- Bangun 105 gerai baru, Erafone siapkan Rp90 miliar
- Indospring lepas 39,26 juta saham ke Indoprima
- Beli tiket Lion Air bisa lewat ATM Sinarmas
- Seluruh laba Unilever Rp4,9 triliun dibagi ke pemegang saham
- Incar penjualan Rp480 M, Sekar Laut tambah mesin baru
- Tak pakai acuan kurs referensi BI, bank bakal kena sanksi
- Sritex manfaatkan dana IPO untuk ekspansi
- Kepemilikan lahan kecil, alasan bank ogah beri kredit ke petani
- Direksi Bank Mandiri sharing pengalaman ke siswa sekolah
- Kecewa layanan jasa keuangan, lakukan hal ini ke OJK
- Masuk generasi keempat, Sidomuncul serius IPO
