loading...
Kategori
Aneka BisnisTransportasi
Mode Baca
Kurs USD-IDR
9/2/2014
11.750
IHSG
9/2/2014
5.201,59
23,97 (0,46%)
Minyak Mentah
N/A
0,00
0,00 (0,00%)
Emas
N/A
0,00
0,00 (0,00%)

Kini, kursi kosong KA bisa dimonitor

Online: Senin, 30 Juli 2012 | 14:52 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Para calon penumpang kereta api (KA) di dalam negeri kini dimudahkan dengan layanan monitor display untuk mengetahui jumlah kursi yang belum terpesan di jurusan yang diminati.

Hal itu menyusul telah ditambahnya fasilitas monitor display oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) di seluruh stasiun besar di Jawa.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan mengatakan, stasiun yang sudah dipasang alat tersebut adalah Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tugu Yogya, Stasiun Gubeng, Stasiun Pasar Turi, Stasiun Gambir, Stasiun Senen.

"Dan jumlahnya akan terus ditingkatkan," kata Jonan, Senin (30/7/2012).

Sebelumnya, Jonan menyatakan akan terus melakukan perbaikan standar pelayanan kereta. Selain stasiun diharuskan bersih dan bebas rokok, charger HP gratis pun disediakan di stasiun.

"Adapun peningkatan pelayanan yang dilakukan adalah: stasiun bersih, toilet gratis, free HP charger, customer service, tiket online call center 121, bisa juga beli di Indomaret, Alfamart, Kantor Pos Besar, Agen Perjalanan, dan Stasiun," kata Jonan.

Untuk tiket kereta api kelas eksekutif dan bisnis, ujar Jonan, bisa pesan 90 hari sebelum keberangkatan. "Kelas ekonomi 7 hari sebelum keberangkatan," cetusnya.

Sementara soal kebersihan stasiun, Jonan mengatakan hampir 80% stasiun kereta api di Indonesia sudah bersih sesuai dengan standar pelayanan minimum yang diatur dalam keputusan menteri perhubungan. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda