Tahun ini, BI cetak duit baru Rp160 T
JAKARTA, kabarbisnis.com: Guna memenuhi kebutuhan akan uang kartal baru oleh masyarakat, Bank Indonesia (BI) tahun ini memproyeksikan bisa mencetak sebanyak Rp 160 triliun.
Deputi Gubernur BI, Ronald Waas mengatakan, setiap tahunnya pertumbuhan pencetakan uang baru sekitar 10 persen. Tahun lalu, BI mencetak uang baru sebesar Rp 150 triliun dan tahun ini diproyeksikan sebesar Rp 160 triliun. Dari total tersebut, sekitar sepertiganya dicetak untuk diedarkan pada Ramadan dan Lebaran.
Kebutuhan cetak uang baru sekitar Rp 56,4 triliun selama Ramadhan, ini hasil cetak dari Perum Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia). Kami pesan dari Peruri itu 6,1 miliar bilyet setahun, kata Ronald di Gedung BI, Jakarta, Senin (23/7/2012).
Direktur Eksekutif Departemen Peredaran Uang BI, Gatot Sugiono menambahkan, total biaya pengadaan uang mencapai sekitar Rp 2,5-3 triliun. Biaya tersebut termasuk pembelian kertas dan biaya transportasi untuk mengantarkannya ke 14 kantor BI di seluruh Indonesia.
Dari biaya tersebut, sebanyak Rp 10 miliar digunakan untuk biaya transportasi.
Biaya cetak uang ini mahal, karena kertas tersebut impor dari Eropa, termasuk Rusia. Itu yang menyediakan kertasnya BI, sedangkan tugas Peruri hanya mencetak uang. Selama Juni hingga Agustus, kapasitas Peruri untuk mencetak cukup full, tandas Gatot. kbc10
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9775.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +33.69 menjadi 5155.093
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Roy Suryo dukung Banyuwangi pacu wisata melalui kompetisi olahraga
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Unesa ambisi jadi pusat litbang industri batik Nusantara
- Pensiunan ini rutin beli Jaguar lima kali dalam setahun
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Genjot layanan, BCA buka Electronic Banking Center pertama di Surabaya
- Fundamental aduhai, saham KIJA dan SMGR layak untuk dilirik
- Ini dia daftar bank terkuat sejagat
- Beli tiket Lion Air bisa lewat ATM Sinarmas
- Sir Alex turun, saham Manchester United jeblok
- Tiga bulan, Waskita raup laba Rp5 miliar
- Dua bank besar Jepang incar saham BTPN?
- Waduh, HSBC bakal PHK 240.000 pekerjanya
- Baru untung, META belum kepikiran bagi dividen
- Perusahaan sawit grup Bakrie rugi Rp1,068 triliun
- Dorong UKM, BRI guyur PKL duit Rp 187 juta
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Bank Maspion siap lepas 770 juta saham ke publik
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Penyaluran KUR mencapai Rp111 triliun
- Anjloknya kucuran kredit motor bikin KKB di Jatim jeblok
