loading...
Kategori
Keuangan

Tahun ini, BI cetak duit baru Rp160 T

Online: Selasa, 24 Juli 2012 | 06:43 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Guna memenuhi kebutuhan akan uang kartal baru oleh masyarakat, Bank Indonesia (BI) tahun ini memproyeksikan bisa mencetak sebanyak Rp 160 triliun.

Deputi Gubernur BI, Ronald Waas mengatakan, setiap tahunnya pertumbuhan pencetakan uang baru sekitar 10 persen. Tahun lalu, BI mencetak uang baru sebesar Rp 150 triliun dan tahun ini diproyeksikan sebesar Rp 160 triliun. Dari total tersebut, sekitar sepertiganya dicetak untuk diedarkan pada Ramadan dan Lebaran.

“Kebutuhan cetak uang baru sekitar Rp 56,4 triliun selama Ramadhan, ini hasil cetak dari Perum Peruri (Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia). Kami pesan dari Peruri itu 6,1 miliar bilyet setahun,” kata Ronald di Gedung BI, Jakarta, Senin (23/7/2012).

Direktur Eksekutif Departemen Peredaran Uang BI, Gatot Sugiono menambahkan, total biaya pengadaan uang mencapai sekitar Rp 2,5-3 triliun. Biaya tersebut termasuk pembelian kertas dan biaya transportasi untuk mengantarkannya ke 14 kantor BI di seluruh Indonesia.

Dari biaya tersebut, sebanyak Rp 10 miliar digunakan untuk biaya transportasi.

“Biaya cetak uang ini mahal, karena kertas tersebut impor dari Eropa, termasuk Rusia. Itu yang menyediakan kertasnya BI, sedangkan tugas Peruri hanya mencetak uang. Selama Juni hingga Agustus, kapasitas Peruri untuk mencetak cukup full,” tandas Gatot. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda