Diusulkan, pencantuman kedaluwarsa beras

Berita Terkait
MATARAM, kabarbisnis.com: Sebagai komoditas bahan makanan yang dikemas, beras selayaknya juga memiliki batas waktu konsumsi. Oleh karenanya, pencantuman masa kedaluwarsa beras mendesak dilakukan, dengan tujuan untuk menjaga kualitas beras saat di tangan konsumen.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR Ibnu Multazam saat kunjungan kerja bersama empat anggota lain ke gudang Bulog Divisi Regional Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kelurahan Dasan Cermen, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (15/7/2012).
"Selama ini belum ada tanggal masuk maupun tanggal keluar. Itu usulan untuk menjaga kualitas beras. Kami segera koordinasikan dengan pusat," kata dia.
Diakuinya, Bulog pasti mempunyai catatan tanggal masuk dan keluar beras. Hanya saja, menurut dia, dengan adanya fiskal di karung akan mempermudah kontrol. "Sering dicek kelembaban dan beras, jangan disimpan terlalu lama," katanya saat meninjau tumpukan karung isi beras di gudang Dasan Cermen dengan kapasitas 3.500 ton itu.
Multazam juga mengusulkan kepada Bulog NTB supaya menambah lagi jumlah gabungan kelompok tani (gapoktan) dari saat ini yang hanya tujuh gapoktan di antara 148 mitra kerja.
Kepala Bulog Divre NTB Rusdianto mengatakan, selama ini memang belum pernah dilakukan pencantuman tanggal masa berlaku beras di karung kemasan karena itu pihaknya tetap mengacu pada petunjuk yang diberikan Bulog pusat. kbc10
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9750.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +71.451 menjadi 5217.134
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Harga rumah tipe 36 ke bawah alami lonjakan kenaikan
- The Great Gatsby, sebuah film yang digarap bukan setengah-setengah
- Pasang foto tanpa izin, Rihanna tuntut Topshop US$5 juta
- Olympus tak lagi bermain di pasar kamera murahan
- Kecewa layanan jasa keuangan, lakukan hal ini ke OJK
- Waduh, uang rusak di Jatim capai Rp1,67 triliun
- Pasar properti sejumlah negara Asia bermasalah, RI lampu kuning?
- OJK masih kaji pemecahan lot saham jadi 100 lembar
- RI 4 besar produsen pertanian dunia, tapi kualitas jeblok
- Ini dia 18 komoditas yang kembali diliberalisasikan
- Liberalisasi ekonomi terbukti lemahkan sektor agribisnis
- Produksi Pabrik Gula Gempolkrep ditarget naik 21%
- Masuki musim giling, petani desak HPP Gula Rp 9.800/kg
- Petani minta HPP Gula dekati biaya riil
- Impor bibit induk ayam pedaging segera dekati 1 juta ekor
- Monsanto incar produksi benih jagung 10.400 ton
- PTPN VIII jadi jagoan genjot produksi buah tropis
- Cara Dahlan jadikan hortikultura RI tuan rumah di negeri sendiri
- Bangun pabrik gula di Malang, tiga investor siapkan duit Rp4 triliun
- Ini alasan Mendag kembali membuka impor daging
- Tiga resep kemandirian pangan ala Monsanto
- Kini petani bisa intip harga komoditas pangan via ponsel
- 2014, Tebu anti-kekeringan bakal dirilis
- Jadi stabilisator, Bulog minta jatah 10% kuota impor daging sapi
