loading...

Ekspansi ke Timor Leste, Telkom gerojok US$50 juta

Online: Kamis, 12 Juli 2012 | 06:32 wib ET

NUSA DUA, kabarbisnis.com: Anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), PT Telkomunikasi Indonesia Internasional (Telin) menyiapkan dana US$50 juta untuk rencana investasi di Timor Leste.

Ekspansi tersebut dilakukan setelah Telin mendapatkan lisensi spektrum radio untuk layanan telekomunikasi seluler selama 15 tahun. “Timor Leste merupakan pasar telekomunikasi yang menarik karena memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar,” kata Direktur Utama PT Telin, Syarif Syarial Ahmad, di Nusa Dua, Bali, Rabu (11/7/2012).

Telin menargetkan, akan memiliki pelanggan hingga 400.000 orang pada 2017 atau sekitar 43 persen pangsa pasar di bekas wilayah Indonesia itu. Adapun frekuensi yang didapat lisensinya adalah untuk 900 MHz, 1800 MHz, dan 2,1 GHz band, serta registrasi penyedia jasa di Republik Demokratik Timor Leste. Dengan mengantongi lisensi itu Telin siap menggelar layanan Global System for Mobile Communications (GSM) dan Third Generation (3G) di Timor Leste.

Telin akan menyediakan layanan inti berupa broadband nirkabel, solusi bisnis, dan gaya hidup digital. Telin juga menyediakan layanan berbasis jaringan seperti layanan data dan Internet protocol (IP) transit. Pihaknya akan bekerja sama dengan PT Telkomsel yang telah berpengalaman dalam menangani layanan-layanan itu.

Infrastruktur Telin dibangun pada jaringan non-satelit atau melalui jaringan terrestrial microwave dan jaringan optik. Infrastruktur itu merupakan keunggulan kompetitif layanan Telin dibandingkan operator lain di Timor Leste. Layanan itu akan membuat Timor Leste terkoneksi dengan jaringan global dengan biaya yang paling efisien dan efektif. Hal itu dimungkinkan karena jaringan optik Telcom sudah membentang hingga ke Atambua. “Kami berkomitmen agar jaringan itu sudah selesai pada tahap kedua dalam kurun waktu 5 tahun,” ujar Syarif. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda