Kemahalan, MNC Skyvision tak lirik World Cup 2014

Berita Terkait
JAKARTA, kabarbisnis.com: Harga yang cukup mahal menjadi alasan tersendiri bagi PT MNC Skyvision Tbk untuk tidak membeli hak siar Piala Dunia (World Cup) 2014. Dus, karena berani membeli dengan harga pantas, PT Visi Media Asia Tbk menjadi pemegang hak siar di Indonesia.
Direktur Utama PT MNC Skyvision Rudy Tanoesoedibjo mengatakan, perseroan tidak akan mengambil hak siar Piala Dunia 2014 jika harga yang ditawarkan terlampau tinggi. Harganya kemahalan, tidak bagus untuk televisi berbayar, katanya selepas pencatatan saham perdana MNC Skyvision, Senin (9/7/2012).
Sayangnya, Rudy enggan menyebut berapa harga wajar untuk hak siar tersebut. "Itu tidak bisa kami disclose, tuturnya.
Seperti diketahui, Visi Media Asia mendapatkan hak siar Piala Dunia 2014 dari PT Inter Sports Marketing dan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA). Perseroan berniat menjual kembali hak siar kepada televisi berbayar dan tetap menyiarkannya di dua stasiun televisi reguler milik perseroan yakni AnTV dan TvOne.
Setelah mendapatkan hak siar tersebut, 3 anak perusahaan Visi Media yakni ANTV, tvOne, dan PT Digital Media Asia diharuskan membayar biaya total sebesar US$61,5 juta. Biaya tersebut a.l digunakan untuk rights fee sebesar US$54,1 juta, biaya persiapan, negosiasi, dan eksekusi license agreement senilai US$4,44 juta dan biaya konsultasi sebesar US$3 juta. kbc10
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9750.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +71.451 menjadi 5217.134
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Harga rumah tipe 36 ke bawah alami lonjakan kenaikan
- The Great Gatsby, sebuah film yang digarap bukan setengah-setengah
- Pasang foto tanpa izin, Rihanna tuntut Topshop US$5 juta
- Olympus tak lagi bermain di pasar kamera murahan
- Kecewa layanan jasa keuangan, lakukan hal ini ke OJK
- Waduh, uang rusak di Jatim capai Rp1,67 triliun
- Pasar properti sejumlah negara Asia bermasalah, RI lampu kuning?
- OJK masih kaji pemecahan lot saham jadi 100 lembar
- United Tractors masuki bisnis galangan kapal
- Fundamental aduhai, saham KIJA dan SMGR layak untuk dilirik
- Sir Alex turun, saham Manchester United jeblok
- Emiten anggota Grup Salim ramai-ramai buyback saham
- Adhi Karya bagi-bagi dividen Rp42,32 miliar
- BW Plantations ingin borong kembali sahamnya
- Laba United Tractors jeblok 26% jadi Rp1,12 triliun
- Juni, BEI siap buka lagi lelang anggota bursa
- Masuk generasi keempat, Sidomuncul serius IPO
- Charoen Pokphand bagi-bagi dividen Rp754 miliar
- Penjualan Indocement cuma naik tipis 2%
- Sir Alex turun, saham Manchester United jeblok
- Tembus 5.089, IHSG cetak level tertinggi
- Fundamental aduhai, saham KIJA dan SMGR layak untuk dilirik
- Juni, BEI siap buka lagi lelang anggota bursa
- Golden Energy bagi-bagi dividen Rp31,5 per lembar saham
