Premi jaminan kesehatan diusulkan Rp 27.000
NUSA DUA, kabarbisnis.com: Kesepakatan besaran premi jaminan kesehatan nasional (JKS) untuk kategori pengganti jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) diharapkan bisa disetujui pemerintah di garis usulan atas Rp 27.000.
Jumlah itu dianggap memadai untuk memberikan layanan kesehatan kelas III bagi masyarakat tidak mampu. Selama ini, lewat jamkesmas, pemerintah mengcover 96,7 juta orang yang namanya tercatat dan punya KTP, ditambah 2,6 juta orang yang tidak memiliki KTP.
Besaran dana perorang untuk jamkesmas sebesar Rp 6.500. Itu berarti, pemerintah menganggarkan 7,4 triliun. Jika dinaikkan menjadi Rp 27.000 lewat program JKS, maka total sekitar Rp 30 triliun.
"Sekarang tinggal dibicarakan di tingkat lebih atas, Kementrian Keuangan. Tidak mudah, karena masih ada perbedaan makna investasi antara kesehatan dengan keuangan. Apalagi sampai Juni 2012 saja, negara sudah defisit Rp60 triliun," ujar Ali Gufron Mukti, Wakil Menteri Kesehatan dalam seminar Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), di Nusa Dua, Bali, Kamis (5/7/2012).
Targetnya, pada akhir tahun ini, pemerintah sudah menyetujui premi JKS untuk masyarakat tidak mampu, hingga target pelaksanaan jaminan sosial nasional di bidang kesehatan, bisa dilaksanakan tepat waktu, 1 Januari 2014.
Di acara yang sama, Gede Subawa, direktur utama PT Askes yang ditunjuk untuk melaksanakan program Jaminan Sosial Nasional optimistis, jumlah itu akan disetujui.
"Itu jumlah yang masuk akal untuk mengcover 96,7 juta masyarakat tidak mampu," katanya.
JKS merupakan salah satu bagian dari program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang nantinya akan bersifat wajib dan berlaku seumur hidup. kbc10
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9760.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini -35.187 menjadi 5179.789
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Resmi meluncur, Sony Xperia Tablet Z dibanderol Rp4,8 jutaan
- BlackBerry siap kembangkan Z10 jadi phablet terbaru
- Gerakan Direksi Mengajar, bos PTPN X ajak pelajar SMA rajin membaca
- Dorong penggunaan gas, optimalkan penjualan mobile
- Tambah kapasitas Etihad Stadium, Manchester City rogoh £50 juta
- Dafam gelar pertandingan persahabatan antar jaringan hotel
- Harga rumah tipe 36 ke bawah alami lonjakan kenaikan
- The Great Gatsby, sebuah film yang digarap bukan setengah-setengah
- Marak berita gempa, demand asuransi properti naik
- Inilah asuransi terbaik versi Media Asuransi
- Askes dan Jamsostek siap laksanakan SJSN
- Kontraktor gagal, asuransi bisa terseret kasus hukum
- Nasabah Taspen Jember capai 95.017 orang
- Investasi asuransi jiwa tumbuh 35,64% jadi Rp123,3 triliun
- Santunan Jasa Raharja 2009 Rp1,3 triliun
- Genjot layanan, Askes bikin program dokter keluarga
- Pendapatan premi bisnis baru Manulife capai Rp5,5 triliun
- Sasar menengah bawah, Allianz incar 1.000 polis per bulan
- KPPU endus praktik kartel di asuransi
- Cetak premi Rp1,5 triliun di 2012, tahun ini Wahana Tata incar Rp1,8 triliun
- Selama 20 tahun, cuma ada tambahan satu perusahaan reasuransi
- Allianz rilis asuransi perlindungan warisan
- BTN dan Jasindo patungan bikin perusahaan asuransi
- Gabung BPJS, Jamsostek butuh 600 pegawai baru
