RI siap bangun National Cyber Defense

BALI, kabarbisnis.com: Sudah waktunya Indonesia merintis untuk membangun National Cyber Defense, menyusul banyaknya data pribadi, perusahaan, dan pemerintahan terkait dengan teknologi informasi dan lebih mudah diakses melalui jaringan internet yang terancam kejahatan di dunia maya (cyber crime).
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Budi Susilo Soepandji mengatakan, informasi memang harus dibuka kepada masyarakat, tetapi di tangan orang yang tidak memiliki wawasan kebangsaan bisa mengancam keamanan negara.
"Sudah waktunya Indonesia memiliki National Cyber Defense untuk memikirkan dan mengantisipasi terjadinya ancaman cyber," ujarnya dalam Munas VII APJII, Kamis (6/7/2012).
Lemhanas saat ini sudah mengedukasi dan memberi pemahaman kepada berbagai komunitas, mulai dari petani hingga Kadin. Langkah selanjutnya regulasi untuk membentuk kekuatan bekerja menjaga keamanan dunia cyber.
Serangan terhadap kedaulatan negara saat ini tidak hanya melalui aksi militer atau ekonomi, serangan cyber dari perseorangan,kelompok, bahkan pemerintah menjadi ancaman terhadap individu dan negara.
Sekarang setiap aspek kehidupan pribadi dan pemerintah pasti berkaitan dengan teknologi informasi. Database atau informasi rahasia yang dicuri atau di akses bisa mengancam dan berpotensi merusak stabilitas politik, sistem perbankan, hingga nilai sosial budaya. Data perlu diproteksi
"Operator harus bisa memilih teknologi ," ujarnya.
Teknologi informasi kini menjadi senjata perang antar negara. Sebagai gambaran ketika mereka mengetahui informasi tentang alat utama sistem senjata, atau sebaliknya, salah satu pihak turun semangat perang karena melihat spesifikasi senjata lawan jauh lebih canggih. kbc10
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9775.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +33.69 menjadi 5155.093
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Roy Suryo dukung Banyuwangi pacu wisata melalui kompetisi olahraga
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Unesa ambisi jadi pusat litbang industri batik Nusantara
- Pensiunan ini rutin beli Jaguar lima kali dalam setahun
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- K-Touch lempar ponsel quad core termurah
- Sony siap rilis smartphone Android murah
- Acer siapkan tablet ramping buat hadang iPad Mini
- CEO BlackBerry: 5 Tahun lagi tablet hanya sebuah sampah
- Pacu kapasitas layanan, XL modernisasi jaringan di Jateng dan Yogyakarta
- Gelar Pasar Meriah, berniaga.com temukan penjual-pembeli
- Samsung klaim 100 juta Galaxy S series melenggang ke pasar
- 6 Mei nanti, Multiply.com stop beroperasi
- Ultah ke-18, bos-bos Telkomsel jadi pelayan di Grapari
- Xolo Q1000, smartphone Android canggih dari India
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Samsung Galaxy Mega 6.3 dihargai Rp7 jutaan?
- Ultah ke-18, Telkomsel pacu program genjot pelanggan
- Berniaga.com: Investasi kami cukup untuk 5 tahun ke depan
- Axiata berniat caplok Axis?
- Pelanggan Indovision kini bisa tonton TV di tablet
