loading...

Pemda ikut andil krisis beras dalam negeri

Online: Sabtu, 30 Juni 2012 | 18:14 wib ET

LAMPUNG, kabarbisnis.com: Pemerintah daerah (pemda) disinyalir ikut memengaruhi kian berkurangnya sumber ketahanan pangan khususnya beras di dalam negeri. Pasalnya, banyak pemda yang terkesan membiarkan lahan pertanian kian menyempit.

Hal itu diungkapkan Menteri Pertanian Suswono di acara Kebangkitan Penyuluhan Melalui Tekad dan Kerja Keras Penyuluh Pertanian dalam Mendukung Empat Sukses Pembangunan Pertanian di Metro, Lampung, Sabtu (30/6/2012).

Menurutnya, sejatinya Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan pangan, sehingga tidak akan kekurangan sumber ketahanan pangan. Meski demikian, Indonesia berpotensi kekurangan bahan makanan utama, beras.

Karena itu, ia berpesan agar masyarakat tidak boleh bergantung dari impor negara lain. "Jangan alasan kekurangan bahan pangan. Kalau beras mungkin, karena ada el nino, sehingga produksi tak menentu," kata dia.

Suswono menegaskan, semua itu dapat dicapai asal masyarakat mau berusaha untuk mengembangkan sumber-sumber pangan. "Kita harus gali sumber pangan yang potensial," tambah dia.

Selain itu, Suswono juga menyoroti peran pemerintah daerah yang dinilai kurang memberikan dukungan pada industri pertanian. "Banyak pemerintah daerah yang tidak peduli terhadap lahan pertanian yang dibiarkan terlantar, ataupun tidak ditanami," jelas dia.

Padahal, pemerintah telah memberikan berbagai kemudahan guna meningkatkan produksi dan produktifitas pangan. Kemudahan tersebut, antara lain subsidi pupuk, skim kredit, jaminan akan Harga Pokok Pembelian (HPP), dan pemberian ganti rugi jika terjadi gangguan saat panen. "Dan juga dukungan dari lembaga keuangan perbankan," tukas dia. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda