Sektor mineral alami fase perlambatan
JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Energi dan Sumber Daya (ESDM) Jero Wacik tidak menampik pertumbuhan sektor mineral akan segera memasuki fase perlambatan.
"Mineral kami agak rem sedikit dengan kewajiban membangun smelter (industri pengolahan)," ujar Wacik di Jakarta, Rabu (20/6/2012).
Wacik menyadari, hal tersebut sebagai konsekuensi dari kebijakan hilirisasi hasil mineral guna peningkatan nilai tambah sebagaimana tertuang dalam Permen ESDM Nomor 7 Tahun tahun 2012 yang diterbitkan pada awal Mei lalu.
Meski begitu, Wacik berpendapat, hal itu bukan menjadi persoalaan besar. Pasalnya, dengan kebijakan hilirisasi itu akan memicu para investor membuat smelter. Artinya, arus investasi langsung di sektor mineral menjadi bergairah kembali.
"Saya yakin, nanti akan lebih banyak investor yang akan membantu industri ESDM untuk bersama-sama menaikkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali," tegas Wacik.
Wacik menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kebijakan pembangunan smelter agar bergerak ke arah yang benar. "Kami terus kawal dan permudah aturannya serta ditekankan pengamanan lingkungannya," tuturnya.
Sebagai informasi kembali, dalam regulasi terbaru, para pengusaha tambang mineral logam tidak diperkenankan mengekspor bijih mineral, kecuali sudah mengajukan rencana pembuatan instalasi pengolahan (smelter) bijih mineral.
Ekspor tambang dalam bentuk bahan mentah masih dibolehkan, tetapi dengan syarat dikenai bea keluar rata-rata 20% untuk 14 mineral logam.
Ke-14 mineral itu antara lain tembaga, emas, perak, timah, timbal, kromium, molybdenum, platimun, bauksit, biji besi, pasir besi, nikel, mangan, dan antimon. kbc11
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9765.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +17.704 menjadi 5206.463
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Chatib Basri ingatkan bubble price di IHSG
- Digarap serius, potensi bisnis properti di daerah luar biasa
- Mendadak jadi guru, bos Semen Indonesia motivasi pelajar agar tak loyo belajar
- Berbekal US$1,1 miliar, Yahoo! resmi caplok Tumblr
- RI disilakan cicipi kekayaan energi Papua Nugini
- Resmi meluncur, Sony Xperia Tablet Z dibanderol Rp4,8 jutaan
- BlackBerry siap kembangkan Z10 jadi phablet terbaru
- Gerakan Direksi Mengajar, bos PTPN X ajak pelajar SMA rajin membaca
- Pemerintah pilih royalti daripada bea keluar batu bara
- Ratu Prabu rambah bisnis tambang emas
- 'Proper hitam' dua kali, perusahaan tambang bakal diseret ke ranah hukum
- Aturan smelter berpotensi PHK 30.000 buruh tambang
- Kembangkan teknologi keren seputar batubara, peneliti ESDM dapat paten
- Pemerintah hapus kata `pertambangan` di UU Panas Bumi
- ESDM ancam tarik izin wilayah tambah yang memble
- KPK: Separuh perusahaan tambang kemplang pajak
- Terowongan runtuh tak ganggu ekspor Freeport
- Potensi nasionalisasi perusahaan tambang asing terbuka
- KPK: Separuh perusahaan tambang kemplang pajak
- Pekerjaan molor, izin usaha 12 WK tambang dicabut
- ESDM ancam tarik izin wilayah tambah yang memble
- Kembangkan teknologi keren seputar batubara, peneliti ESDM dapat paten
- Aturan smelter berpotensi PHK 30.000 buruh tambang
- 'Proper hitam' dua kali, perusahaan tambang bakal diseret ke ranah hukum
