loading...

Kadin Institute dorong penguatan perekonomian Jatim

Online: Sabtu, 16 Juni 2012 | 19:41 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Keberadaan Kadin Institute yang didirikan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) dipastikan akan ikut berkontribusi besar terhadap pertumbuhan roda perekonomian di provinsi ini. Melalui berbagai fasilitas dan metode pendidikan, Kadin Institute diyakini akan mampu mencetak masyarakat Jatim untuk menjadi wirausahawan andal.

Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan, kondisi ekonomi dunia saat ini sedang mengalami keresahan. Ekonomi Amerika Serikat masih belum stabil, sementara Eropa hingga saat ini masih kelimpungan dihajar krisis utang.

"Sementara kondisi ekonomi Jatim justru mengalami pertumbuhan yang signifikan. Di triwulan I/2012, realisasi pertumbuhannya mampu mencapai 7,19% dan saya yakin, dengan keberadaan Kadin Institute ini pertumbuhan ekonomi Jatim tahun ini akan tetap di kisaran 7,4% hingga 7,5% karena Kadin Institute akan mampu mencetak wirausahawan yang akan menjadi petarung di sektor ekonomi," ujarnya saat pembukaan Gedung Institute Kadin Jatim, Sabtu (16/6/2012).

Soekarwo mengungkapkan, Jatim memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup besar. Total populasinya mencapai lebih dari 37 juta orang. "Penguatan SDM inilah yang menjadi tugas Kadin Institute. Pemprov Jatim akan bekerja sama untuk mendidik lulusan S1 dan S2 yang menganggur untuk menjadi wirausahawan," tegasnya.

Ketua Umum Kadin Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan, Kadin Institute berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pengembangan ekonomi dan bisnis di Jatim. Lembaga ini akan menjadi semacam laboratorium bisnis untuk meningkatkan daya saing para pelaku usaha di Jatim, khususnya untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

"Kadin Jatim akan berupaya mencetak wirausahawan handal yang bisa menjadi tonggak kemajuan perekonomian Jatim. Penguatan sektor UKM menjadi fokus karena kontribusi UKM ke kinerja ekonomi Jatim cukup besar. Dengan jumlah unit usaha yang mencapai 4,2 juta, UKM mampu berkontribusi sebesar 52%. Dan Kadin Institute juga akan mencoba mendorong UKM untuk semakin berkembang sehingga kontribusinya semakin besar," terang La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Dalam kesempatan tersebut, Kadin Jatim juga melakukan penandatanganan kesepakatan (memorandum of understanding/MoU) dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) pimpinan Rina Fahmi Idris serta dengan Kadin Bengkalis dalam rangka peningkatan hubungan perdagangan dan peningkatan kewirausahaan. kbc6

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda