Mandiri pimpin sindikasi tol Gempol-Pasuruan
Berita Terkait
JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Mandiri Tbk bertindak sebagai Joint Lead Arranger bersama dengan BNI dan BRI untuk pembiayaan sindikasi sebesar Rp1,937 triliun kepada PT Transmarga Jatim Pasuruan (TJP), guna membantu membiayai proyek pembangunan ruas tol Gempol_ Pasuruan sepanjang 34,2 km. Dalam kredit sindikasi kredit ini, Bank Mandiri memberikan kontribusi terbesar yaitu Rp702,187 miliar. Sedangkan BNI mengucurkan kredit sebesar Rp614,413 miliar, BRI sebesar Rp438,866 miliar dan Bank Jatim sebesar Rp 182,134 miliar.
Kredit sindikasi sebesar Rp1,937 triliun tersebut mencakup 70 persen dari total kebutuhan biaya untuk pembangunan ruas tol itu. Sedangkan jangka waktu pinjaman adalah 15 tahun dengan masa tenggang (grace period) 17 bulan.
Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi dilaksanakan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok, Direktur Business Banking BNI Krishna Suparto, Direktur Bisnis Kelembagaan & BUMN BRI Asmawi Syam, Direktur Utama Bank Jawa Timur Hadi Sukrianto dan Direktur Utama Transmarga Jatim Pasuruan Hengki Herwanto serta disaksikan Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok mengatakan dukungan Bank Mandiri ini diharapkan dapat memperkuat sektor infrastruktur nasional, khususnya sarana jalan tol guna mempercepat laju roda perekonomian di Jawa Timur.
"Sebagai salah satu syarat utama percepatan pertumbuhan perekonomian di tanah air, kebutuhan infrastruktur seperti akses jalan tol ini sangat mendesak terutama untuk menghubungkan sentra-sentra industri di Jawa Timur yang tersebar di berbagai wilayah," ungkap Fransisca.
Ditambahkannya, perseroan memiliki komitmen kuat untuk dapat meningkatkan sektor infrastruktur nasional, termasuk untuk akses jalan tol mengingat hal ini menjadi salah satu prasyarat utama bagi investor domestik dan asing untuk meningkatkan investasi langsung di tanah air.
Hingga Maret 2012, pembiayaan Bank Mandiri di sektor infrastruktur mencapai Rp35,78 triliun, meningkat 29.3% % dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 27,68 triliun. Dari portofolio kredit tersebut, pembiayaan untuk pembangunan jalan tol mencapai Rp11,02 triliun, tumbuh sekitar 10% dari penyaluran pada Maret 2011 yang sebesar Rp10,02 triliun. Beberapa ruas tol yang memperoleh pembiayaan Bank Mandiri antara lain ruas Tangerang - Merak, ruas Cinere - Jagorawi, ruas Semarang Solo, ruas Bogor Ring Road, dan beberapa ruas lainya di sekitar kota Jakarta. kbc9
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9757.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +67.005 menjadi 5145.683
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Olympus tak lagi bermain di pasar kamera murahan
- Kecewa layanan jasa keuangan, lakukan hal ini ke OJK
- Waduh, uang rusak di Jatim capai Rp1,67 triliun
- Pasar properti sejumlah negara Asia bermasalah, RI lampu kuning?
- OJK masih kaji pemecahan lot saham jadi 100 lembar
- Ungguli rata-rata nasional, tata kelola Provinsi Jatim dinilai cemerlang
- Pameran bareng, Pakuwon obral diskon hingga 20%
- Transfer uang kini bisa lintas operator
- Genjot layanan, BCA buka Electronic Banking Center pertama di Surabaya
- Ini dia daftar bank terkuat sejagat
- Mandiri matangkan skim kredit pertanian
- Beli tiket Lion Air bisa lewat ATM Sinarmas
- Awas, asing caplok bank nasional dengan cara ilegal
- Dalam tiga bulan, laba BRI naik 18% tembus Rp5 triliun
- Tiga bulan, BNI kucurkan KUR Rp593 miliar untuk 12.787 debitur
- Tiga bulan, Bank Jabar Banten raup laba Rp 371 miliar
- Berpotensi menyusut, BI dorong perbankan gencar guyur kredit UMKM
- Kinerja BPR di Jatim moncer di awal tahun
- Bank Danamon rajin sasar segmen mahasiswa
- Dana bantuan kementerian bisa untuk modal bank pertanian
- BI berjanji fasilitasi akses perbankan bagi petani
- HSBC canangkan penghematan hingga US$3 miliar
- Waduh, HSBC bakal PHK 240.000 pekerjanya
- Kolaborasi ATM, BNI dan BCA incar duit Rp 50 miliar
