RI tak serius garap energi terbarukan

Berita Terkait
- Pakai solar tracker, produksi listrik tenaga surya efisien hingga 50%
- Kementerian ESDM petakan potensi energi terbarukan di seluruh Indonesia
- Obama gelontorkan dana US$ 2 miliar untuk energi hijau
- ESDM bangun pembangkit listrik tenaga surya 170 MW
- Serap energi terbarukan, pemerintah perlu bikin Bulog baru
+ lebih banyak
SURABAYA, kabarbisnis.com: Besarnya potensi energi baru terbarukan di Jawa Timur (Jatim) masih belum dioptimalkan. Padahal langkah ini harus segera dilakukan untuk meningkatkan ketahanan energi dalam negeri.
Berkaca pada kondisi tersebut, Asosiasi Kontraktor Kelistrikan Indonesia (Akklindo) berkomitmen untuk berperan aktif bagi pembangunan ketenagalistrikan dan pengembangan temuan-temuan baru, terutama sumber energi listrik terbarukan.
"Hal ini menjadi keniscayaan bagi Indonesia karena semakin menipisnya ketersediaan sumber energi fosil yang ada. Sementara banyak sumber - sumber energi terbarukan yang belum di eksplorasi seperti sinar matahari, angin, air laut serta panas bumi," ujar Ketua Umum DPP Akklindo, J. Sitorus, ketika dikonfirmasi, Kamis (24/5/2012).
Untuk merealisasikan keinginan tersebut, lanjutnya, seluruh pihak harus bersatu. Tak hanya pemerintah, swasta juga harus ikut campur tangan. Sementara peran pemerintah yang besar juga sangat penting untuk menunjang tersedianya berbagai sumber energi ini. "Selain itu, dukungan masyarakat, sebagai pengguna energi listrik juga harus didapatkan," tegasnya.
Untuk itu, Akklindo gencar menarik investor baik dalam maupun luar negeri yang berkeinginan menanamkan investasinya di sektor tersebut. "Sudah ada bebrapa investor yang telah menyatakan ketertarikannya untuk memproduksi energi terbarukan. Saat ini masih dalam penjajakan kerjasama," ujar Sitorus.
Di Jawa Timur sendiri, ujar Ketua Umum DPD Akklindo Jatim, Budiharto Tasmo, banyak potensi energi panas bumi (geothermal). Bahkan untuk kawasan Gunung Ijen dan gunung Wilis, potensinya setara dengan 210 Mega Watt (MW). Jika energi terbarukan semisal panas bumi ini dapat dihasilkan, akan berdampak positif terhadap pengembangan sumber energi listrik di Indonesia.
"Biaya listrik yang harus dibayar masyarakat juga akan lebih murah serta ramah lingkungan. Disamping itu, eksplorasi panas bumi akan diprediksikan mampu mengurangi gempa tektonik," tambahnya. kbc6
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9775.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +33.69 menjadi 5155.093
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Unesa ambisi jadi pusat litbang industri batik Nusantara
- Pensiunan ini rutin beli Jaguar lima kali dalam setahun
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Bos Bulog berbagi kisah sukses dengan siswa SMA di Jatim
- 2020, Hanya 1% rakyat yang tak bisa nikmati setrum
- Puluhan desa di Jatim belum teraliri listrik
- Pemerintah janji kerja keras biar semua rakyat bisa nikmati cahaya
- Kejar target 99% rakyat bisa nikmati listrik pada 2020
- RI dan Papua Nugini rembukan soal setrum
- Nyaris tembus 22.000 MW, beban listrik Jawa-Bali capai rekor
- Tahun 2020, Indonesia baru akan terang 99%
- Pemerintah siap hibahkan PLTS ke pemda
- Kenaikan harga minyak bikin subsidi listrik bengkak Rp9 T
- Pemerintah siap hibahkan PLTS ke pemda
- Tahun 2020, Indonesia baru akan terang 99%
- RI dan Papua Nugini rembukan soal setrum
- Puluhan desa di Jatim belum teraliri listrik
- Kejar target 99% rakyat bisa nikmati listrik pada 2020
- Nyaris tembus 22.000 MW, beban listrik Jawa-Bali capai rekor
- Pemerintah janji kerja keras biar semua rakyat bisa nikmati cahaya
