Pebisnis TI kian fokus garap pasar daerah
SURABAYA, kabarbisnis.com: Geliat ekonomi Jawa Timur, khususnya Surabaya, yang kian besar memicu pebisnis untuk berlomba menarik dan membidiknya, tidak terkecuali pelaku di bisnis teknologi informasi (TI). SAP Indonesia juga tak mau ketinggalan dengan mulai berkonsentrasi garap pasar tersebut.
Managing Director SAP Indonesia, Singgih Wandoyo mengatakan, selama ini adopsi TI di luar Jakarta terbilang cukup rendah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pelaku bisnis di kota seperti Surabaya, Medan, Makassar, dan Semarang sudah semakin terbuka dan memahami pentingnya penggunaan TI dalam menjalankan bisnis mereka.
"Merespons kondisi tersebut, SAP Indonesia mulai tahun ini akan lebih berkonsentrasi menggarap pasar Surabaya, Semarang, Medan dan Makassar," ujar Singgih Wandoyo usai acara SAP Indonesia Forum di Hotel Sheraton Surabaya, Selasa (10/4/2012).
Selama ini, lanjutnya, kontribusi dari dari empat kota tersebut masih sangat kecil, hanya di kisaran 5% dari total pendapatan SAP Indonesia, sementara 95% pendapatannya disumbang oleh Jakarta. "Untuk itu, kami ingin pada tahun ini kontribusi empat kota tersebut akan meningkat, paling tidak naik dua kali lipat dari posisi saat ini," ujarnya.
Terkait segmen pasar yang ingin digarap secara maksimal, ia menyatakan akan lebih fokus pada pasar Usaha Kecil Menengah (UKM), karena besarnya potensi yang ada. Pasar UKM adalah usaha dengan omset di kisaran Rp5 miliar per tahun ke bawah. Ia mengatakan, langkah tersebut dilakukan mengingat penetrasi TI di pasar UKM sejauh ini masih rendah, sehingga potensinya untuk lebih besar lagi masih cukup memungkinkan dan sangat terbuka lebar.
"Kontribusi UKM di seluruh Indonesia masih sekitar 20%. Dengan ini kami berharap pertumbuhannya akan semakin besar, bisa dikisaran 25% hingga 30%," tegasnya.
Agar pasar dapat dibidik dan bisa bersaing di industri TI, SAP Indonesia telah menyiapkan lima strategi kunci yang akan menjadi pilar bisnis, yaitu bisnis aplikasi (application) yang telah menjadi core business SAP selama ini, bisnis analitik (analytics) atau bisnis intelijen, bisnis aplikasi mobile (mobility), bisnis host (cloud computing) dengan menyediakan jasa aplikasi perangkat lunak dan bisnis data base dan teknologi. kbc6
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9757.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +67.005 menjadi 5145.683
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Pasang foto tanpa izin, Rihanna tuntut Topshop US$5 juta
- Olympus tak lagi bermain di pasar kamera murahan
- Kecewa layanan jasa keuangan, lakukan hal ini ke OJK
- Waduh, uang rusak di Jatim capai Rp1,67 triliun
- Pasar properti sejumlah negara Asia bermasalah, RI lampu kuning?
- OJK masih kaji pemecahan lot saham jadi 100 lembar
- Ungguli rata-rata nasional, tata kelola Provinsi Jatim dinilai cemerlang
- Pameran bareng, Pakuwon obral diskon hingga 20%
- Investor RI ditawari inves di jejaring sosial unwall.net
- PowerShot dan IXUS, unggulan kamera digital Canon
- Canon hadirkan 3 printer multifungsi terbaru
- Huawei E173, Modem tercepat ditunjang software Opera
- Lima printer canggih terbaru dari Canon
- ASUS Eee Slate EP121, Komputer Tablet tercanggih
- Samsung siapkan handphone jam tangan
- TiPhone T18, murah namun bukan murahan
- Banyak aplikasi mobile, posisi bisnis Facebook terancam
- Banyak orang narsis, Instagram kini punya 100 juta pengguna
- Pemuja luncurkan saluran khusus Steve Jobs di YouTube
- Mozilla juga luncurkan toko aplikasi Firefox Marketplace
- MySpace siap kembali bertempur di jagat media sosial
- Wow, Angry Birds punya 263 juta pengguna aktif
- Nvidia klaim luncurkan prosesor tercepat sejagat
- Kabar gembira bagi pengguna BBM 7, apa itu?
