loading...

Pebisnis TI kian fokus garap pasar daerah

Online: Rabu, 11 April 2012 | 00:41 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Geliat ekonomi Jawa Timur, khususnya Surabaya, yang kian besar memicu pebisnis untuk berlomba menarik dan membidiknya, tidak terkecuali pelaku di bisnis teknologi informasi (TI). SAP Indonesia juga tak mau ketinggalan dengan mulai berkonsentrasi garap pasar tersebut.

Managing Director SAP Indonesia, Singgih Wandoyo mengatakan, selama ini adopsi TI di luar Jakarta terbilang cukup rendah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pelaku bisnis di kota seperti Surabaya, Medan, Makassar, dan Semarang sudah semakin terbuka dan memahami pentingnya penggunaan TI dalam menjalankan bisnis mereka.

"Merespons kondisi tersebut, SAP Indonesia mulai tahun ini akan lebih berkonsentrasi menggarap pasar Surabaya, Semarang, Medan dan Makassar," ujar Singgih Wandoyo usai acara SAP Indonesia Forum di Hotel Sheraton Surabaya, Selasa (10/4/2012).

Selama ini, lanjutnya, kontribusi dari dari empat kota tersebut masih sangat kecil, hanya di kisaran 5% dari total pendapatan SAP Indonesia, sementara 95% pendapatannya disumbang oleh Jakarta. "Untuk itu, kami ingin pada tahun ini kontribusi empat kota tersebut akan meningkat, paling tidak naik dua kali lipat dari posisi saat ini," ujarnya.

Terkait segmen pasar yang ingin digarap secara maksimal, ia menyatakan akan lebih fokus pada pasar Usaha Kecil Menengah (UKM), karena besarnya potensi yang ada. Pasar UKM adalah usaha dengan omset di kisaran Rp5 miliar per tahun ke bawah. Ia mengatakan, langkah tersebut dilakukan mengingat penetrasi TI di pasar UKM sejauh ini masih rendah, sehingga potensinya untuk lebih besar lagi masih cukup memungkinkan dan sangat terbuka lebar.

"Kontribusi UKM di seluruh Indonesia masih sekitar 20%. Dengan ini kami berharap pertumbuhannya akan semakin besar, bisa dikisaran 25% hingga 30%," tegasnya.

Agar pasar dapat dibidik dan bisa bersaing di industri TI, SAP Indonesia telah menyiapkan lima strategi kunci yang akan menjadi pilar bisnis, yaitu bisnis aplikasi (application) yang telah menjadi core business SAP selama ini, bisnis analitik (analytics) atau bisnis intelijen, bisnis aplikasi mobile (mobility), bisnis host (cloud computing) dengan menyediakan jasa aplikasi perangkat lunak dan bisnis data base dan teknologi. kbc6

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda