loading...
Kategori
KeuanganPembiayaan
Mode Baca

Bank syariah bebas dari aturan uang muka

Online: Rabu, 21 Maret 2012 | 12:14 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank syariah ternyata masih belum terkena aturan rasio loan to value (LTV) dari Bank Indonesia (BI). Kebijakan yang mengatur uang muka untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) itu baru berlaku untuk bank berbasis konvensional.

Kepala Biro Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI, Filianingsih Hendarta mengatakan, hingga saat ini, bank syariah masih belum dikenai aturan tersebut. "Untuk saat ini masih bank konvensional," kata Filianingsih di Jakarta, Selasa (20/3/2012).

Seperti diketahui, aturan BI mengharuskan calon pembeli rumah dengan luas bangunan melebihi 70 meter persegi menggunakan KPR dari bank, untuk membayar uang muka minimum 30 persen dari harga jual. Sedang aturan untuk KKB, dimana diberlakukan DP minimal 25 persen untuk motor roda dua dan 30 persen untuk roda empat untuk keperluan non-produktif. Sedang mobil untuk kebutuhan produktif DP-nya minimal 20 persen.

Aturan yang terbit pada 15 Maret 2012 itu efektif berlaku mulai 15 Juni 2012. Bank yang melanggar dapat kena sanksi, mulai sanksi administratif paling ringan berupa teguran tertulis, sampai dengan kewajiban uji kepatutan dan kelayakan untuk direksinya. kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
11/24/2014
12.137
IHSG
11/24/2014
5.142,26
30,22 (0,59%)