First State bidik dana kelolaan Rp200 miliar

Jum'at, 24 Februari 2012 | 16:45 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Perusahaan pialang berjangka, PT First State Futures, membidik dana kelolaan sebesar Rp 200 miliar selama 2012. Business Development Manager PT First State Futures, Shanty Ong mengatakan, target ini meningkat 2 kali lipat dibanding realisasi dana kelolaan selama 2011 yang tercatat Rp 100 miliar.

"Sejak berdiri tahun 2010 kami selalu mencatat pertumbuhan dana kelolaan 2 kali lipat. Pada tahun 2010 kami mencatat dana kelolaan Rp 50 miliar dan selama 2011 sudah meningkat menjadi Rp 100 miliar," ujarnya di Surabaya, Jumat (24/2/2012).

Selain dana kelolaan, jumlah nasabah First State Futures juga naik dua kali lipat per tahun. tahun 2011, First State Futures sebanyak 1000 orang dan meningkat menjadi 2000 nasabah di 2012. Dari jumlah tersebut, 75% di antaranya memilih investasi emas, sisanya di saham dan valuta asing.

Ia menambahkan, peningkatan dana kelolaan serta nasabah didorong oleh tingginya minat masyarakat menyimpan investasi emas. Selain dianggap sebagai save haven, harga emas di pasaran juga terus meningkat. Tiap tahun, harga emas rata-rata naik 20%.

"Jika di awal 2010 harga emas masih berkisar Rp 350 ribu per gram, kemudian meningkat menjadi Rp 480 ribu per gram dan hari ini sudah mencapai Rp 510 per gram," jelasnya. Kbc8

Bagikan artikel ini: