Persebaya tahan imbang PSIM Yogyakarta

YOGYAKARTA, kabarbisnis.com: Persebaya Surabaya menahan imbang PSIM Yogyakarta dengan skor 1-1 dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama, di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Senin (30/1/2012). Dengan hasil ini, Persebaya belum terkalahkan dalam empat laga Divisi Utama. Tim kebanggaan arek-arek Suroboyo itu mampu membukukan tiga kali kemenangan dan satu kali seri.
Tuan rumah PSIM yang bermain di hadapan suporter fanatiknya tampil lebih percaya diri. Barisan pertahanan Persebaya terus digedor oleh duo penyerang pemain asing PSIM, Lorenzo Rimkus dan Emile Linkers. Beruntung, Persebaya bisa tampil tenang dan menghalau semua serangan musuh.
Persebaya bahkan mampu mencuri gol terlebih dahulu saat tambahan waktu babak pertama lewat penyerang Supaham. Gol Supaham berawal dari tendangan bebas Cucu Hidayat. Bola hasil tendangan Cucu itu langsung disambut dengan sundulan Supaham yang mampu membuat gawang PSIM yang dijaga Agung Prasetya bergetar. Gol, 0-1 untuk Persebaya.
Pada babak kedua, PSIM yang tak mau dipermalukan di hadapan Laskar Brajamusti (sebutan suppoter PSIM) langsung tampil trengginas. Duo pemain asing terus bermain membahayakan gawang Persebaya yang dijaga Ngadiono.
Pada menit 55, tendangan jarak jauh Lorenzo Rimkus membentur kanan tiang Ngadiono. Tujuh menit kemudian disusul, tendangan PSIM dari kaki Dulsan Lestahulu, tak jauh beda dengan tendangan Lorenzo.
Permain kedua kesebelasan bermain tempo tinggi. Pencetak gol Persebaya Supaham sampai harus digotong keluar lapangan akibat berjibaku berebut bola dengan pemain tengah PSIM. Supaham digantikan Bayu Nugroho.
Setelah terus menggedor pertahanan Persebaya, gol balasan PSIM akhirnya datang melalui kaki kiri Lorenzo Rimkus, hasil tendangan bebas, pada menit 86. Tepisan kiper Persebaya Ngadiono justru menggetarkan jala. Hingga akhir pertandingan kedudukan berubah imbang.
Pelatih Persebaya Subangkit usai pertandingan mengakui, secara umum, tim asuhannya sudah bermain bagus. "Hanya ada beberapa kendala terkait kurang efektifnya serangan balik. Kita akan benahi untuk pertandingan ke depan," ujarnya.
Manajer Persebaya Haris Purwoko menambahkan, timnya dirugikan oleh kepemimpinan wasit. "Ada beberapa pelanggaran yang saya rasa cukup bias. Itu merugikan kami," ujarnya.
Sementara Hanafing pelatih PSIM, akan mengevaluasi permainan di babak - babak terakhir. Terutama bagi pemain muda PSIM. Dirinya menyebut tim Persebaya juga bermain bagus. kbc9
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9757.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +67.005 menjadi 5145.683
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Pasang foto tanpa izin, Rihanna tuntut Topshop US$5 juta
- Olympus tak lagi bermain di pasar kamera murahan
- Kecewa layanan jasa keuangan, lakukan hal ini ke OJK
- Waduh, uang rusak di Jatim capai Rp1,67 triliun
- Pasar properti sejumlah negara Asia bermasalah, RI lampu kuning?
- OJK masih kaji pemecahan lot saham jadi 100 lembar
- Ungguli rata-rata nasional, tata kelola Provinsi Jatim dinilai cemerlang
- Pameran bareng, Pakuwon obral diskon hingga 20%
- 18 Atlet bola voli masuk Pelatnas
- 2014, Inter Milan pakai stadion baru senilai Rp5,8 triliun
- Keluarga Suryaatmadja jadi atlet dan pelatih terbaik
- Nike pamerkan kostum asli pemain bola dunia
- Gengsi Yamaha-Honda pengaruhi karir Doni Tata
- Sampoerna Hijau Voli Proliga 2010 seri 3 di Jakarta
- RCTI dan Global TV siarkan langsung Piala Dunia 2010
- Christian Gonzales perkuat Tim Nasional
- Manchester City siapkan jutaan poundsterling untuk permak stadion
- Peselancar 15 negara unjuk gigi di Banyuwangi
- Barcelona tumbang, all Jerman ke final
- Kalah, Borussia Dortmund melenggang ke final
- Pensiun dari timnas, Bepe bakal kelola media online?
- FIFA akui KLB PSSI sukses
- Ini hasil undian perempat final Liga Champions
- Liga bola voli paling bergengsi segera bergulir
