loading...
Kategori
EnergiMigas
Mode Baca

Exxon mulai garap Proyek Banyu Urip

Online: Selasa, 06 Desember 2011 | 15:35 wib ET

BOJONEGORO, kabarbisnis.com: Anak usaha ExxonMobil, yaitu Mobil Cepu Ltd, mulai membangun fasilitas produksi minyak proyek Banyu Urip di Bojonegoro, Jawa Timur. Proyek Banyu Urip diharapkan bisa memacu produksi di Blok Cepu.

President and General Manager Afiliasi ExxonMobil di Indonesia Terry S. McPhail mengatakan, untuk keperluan di Proyek Banyu Urip, pihaknya telah merekrut ribuan tenaga kerja lokal. Adapun untuk pembangunan fasilitas infrastruktur dipercayakan kepada konsorsium BUMN PT Rekayasa Industri (Rekind) dan PT Hutama Karya. Fasilitas infrastruktur tersebut mulai dari pembangunan jalan raya, jalan layang lintas rel kereta api, kompleks perumahan, gedung administrasi, dan gedung operasional, fasilitas pengambilan dan penyaluran air Sungai Bengawan Solo melalui jalur pipa, serta waduk penampungan air.

"Kami bekerja sama dengan BP Migas, PT Pertamina EP Cepu, dan Badan Kerja Sama Blok Cepu (BKS) untuk membawa sumber daya Banyu Urip ke tahap produksi penuh secepatnya, sambil memastikan operasi yang aman dan terandalkan," ujar Terry di sela-sela Peletakan Batu Pertama Proyek Banyu Urip, Bojonegoro, Selasa (6/12/2011)..

Dia mengatakan, jika sudah berproduksi penuh, proyek ini bisa menghasilkan 165.000 barel minyak per hari. Terry optimistis, seluruh pengerjaan proyek EPC akan tuntas dalam 36 bulan, sehingga produksi minyak secara penuh bisa segera dimulai.

Exxon, sambung Terry, berkomitmen melibatkan para pelaku usaha dalam negeri, termasuk para kontraktor dan pemasok, mendukung proses produksi di Blok Cepu. Hal itu bisa menggerakkan ekonomi lokal.

n pemasok dalam negeri, termasuk perusahaan-perusahaan lokal.

"Ribuan tenaga kerja di Indonesia dipekerjakan beserta kontraktornya selama kurang-lebih tiga tahun masa pengembangan proyek ini," papar Terry. kbc9

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
11/22/2014
12.155
IHSG
11/21/2014
5.112,05
18,48 (0,36%)