Ekspor Jatim ke Afsel melesat 1.179%

(dok. kabarbisnis.com)
SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja ekspor nonmigas Jawa Timur (Jatim) ke berbagai negara terus meroket. Ekspor ke Afrika Selatan, misalnya, pada tahun ini cukup menggembirakan. Sepanjang Januari hingga Juli, realisasinya mengalami kenaikan yang fantastis, yaitu mencapai 1.179,9%.
"Dibanding berbagai negara tujuan ekspor yang lain, ekspor ke Afrika Selatan mengalami kenaikan terbesar," ujar Kepala Bidang Perdagangan Internasional Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Liri Idham, di Surabaya, Senin (12/9/2011).
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, dari Januari hingga Juli realisasinya mencapai US$437,539 juta, naik 1.179,9% dibanding tahun lalu pada periode yang sama yang hanya mampu mencapai US$34,185 juta.
Sementara pada bulan Juli saja, realisasinya mencapai US$76,597 juta, naik 165% dari bulan sebelumnya yang mencapai US$28,868 juta.
Dengan besarnya kenaikan ekspor ke negara tersebut, realisasinya bisa menggeser kedudukan ekspor ke Singapura, Thailand, dan Jerman. Afrika Selatan mampu menduduki peringkat kelima terbesar negara tujuan ekspor Jatim setelah Jepang, China, Amerika Serikat, dan Malaysia.
"Kami perkirakan, sampai akhir tahun realisasinya bakal bertambah besar. Sebab hubungan perdagangan di antara negara berkembang akan menjadi hubungan permanen dan bukan menjadi pelengkap," tegasnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, hubungan perdagangan di antara negara berkembang (emerging market) pada masa mendatang bukan lagi sebagai pelengkap. Kerja sama antara kawasan selatan atau emerging to emerging akan menjadi hubungan permanen.
Ini karena pertumbuhan kinerja perdagangan dengan Afrika sebagai potensi yang bisa terus ditingkatkan. Bahkan pada tahun ini, Indonesia berencana mengirim misi dagang ke Afrika. Beberapa negara yang akan dikunjungi antara lain Afrika Selatan, Mozambik, dan Angola. kbc6
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9757.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +67.005 menjadi 5145.683
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Olympus tak lagi bermain di pasar kamera murahan
- Kecewa layanan jasa keuangan, lakukan hal ini ke OJK
- Waduh, uang rusak di Jatim capai Rp1,67 triliun
- Pasar properti sejumlah negara Asia bermasalah, RI lampu kuning?
- OJK masih kaji pemecahan lot saham jadi 100 lembar
- Ungguli rata-rata nasional, tata kelola Provinsi Jatim dinilai cemerlang
- Pameran bareng, Pakuwon obral diskon hingga 20%
- Transfer uang kini bisa lintas operator
- Cheil Jedang inves baru di Jatim Rp4,5 T
- Jatim kebut pembangunan dua rusunawa
- Tekan impor, Jatim revitalisasi tembakau virginia
- Ekonomi Jatim tumbuh lampaui nasional
- Luas panen padi di Jatim 887.632 hektare
- Jatim beri award K3 ke 144 perusahaan
- Jatim pacu program transmigrasi
- Ekspor tekstil Jatim ke AS-Eropa tetap yahud
- Jatim kerja keras tekan konversi lahan pertanian
- Strategi Jatim tekan angka kemiskinan
- Jatim kejar produksi 30.000 ton kakao
- Ekspor emas Jatim bakal kian berkilau
- Jamin UMKM, Jamkrida Jatim raup laba Rp4 M
- Jatim dorong perbankan sasar UKM
- Omset manufaktur Jatim diprediksi tembus Rp213 triliun
- Jatim bikin rumah jagal hewan Rp13 miliar
