loading...

Ekspor Jatim ke Afsel melesat 1.179%

Online: Senin, 12 September 2011 | 15:16 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja ekspor nonmigas Jawa Timur (Jatim) ke berbagai negara terus meroket. Ekspor ke Afrika Selatan, misalnya, pada tahun ini cukup menggembirakan. Sepanjang Januari hingga Juli, realisasinya mengalami kenaikan yang fantastis, yaitu mencapai 1.179,9%.

"Dibanding berbagai negara tujuan ekspor yang lain, ekspor ke Afrika Selatan mengalami kenaikan terbesar," ujar Kepala Bidang Perdagangan Internasional Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Liri Idham, di Surabaya, Senin (12/9/2011).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menunjukkan, dari Januari hingga Juli realisasinya mencapai US$437,539 juta, naik 1.179,9% dibanding tahun lalu pada periode yang sama yang hanya mampu mencapai US$34,185 juta.

Sementara pada bulan Juli saja, realisasinya mencapai US$76,597 juta, naik 165% dari bulan sebelumnya yang mencapai US$28,868 juta.

Dengan besarnya kenaikan ekspor ke negara tersebut, realisasinya bisa menggeser kedudukan ekspor ke Singapura, Thailand, dan Jerman. Afrika Selatan mampu menduduki peringkat kelima terbesar negara tujuan ekspor Jatim setelah Jepang, China, Amerika Serikat, dan Malaysia.

"Kami perkirakan, sampai akhir tahun realisasinya bakal bertambah besar. Sebab hubungan perdagangan di antara negara berkembang akan menjadi hubungan permanen dan bukan menjadi pelengkap," tegasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, hubungan perdagangan di antara negara berkembang (emerging market) pada masa mendatang bukan lagi sebagai pelengkap. Kerja sama antara kawasan selatan atau emerging to emerging akan menjadi hubungan permanen.

Ini karena pertumbuhan kinerja perdagangan dengan Afrika sebagai potensi yang bisa terus ditingkatkan. Bahkan pada tahun ini, Indonesia berencana mengirim misi dagang ke Afrika. Beberapa negara yang akan dikunjungi antara lain Afrika Selatan, Mozambik, dan Angola. kbc6

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda