loading...
Kategori
Rubrik SpesialGo UKM
Mode Baca

Kadin Jatim giat bangun UMKM di pesisir

Online: Senin, 25 Juli 2011 | 12:36 wib ET

SITUBONDO, kabarbisnis.com: Untuk menggerakkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan pesisir, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur kembali menggelar pelatihan pengolahan ikan yang akan dijadikan makanan bakso.

Pelatihan kali ini digelar di Desa Besisir, Besuki, Kabupaten Situbondo pada Minggu (24/7/2011) dan diikuti oleh 100 orang dari kelompok UMKM di lokasi tersebut. Para UMKM tersebut tersebut terdiri atas pedagang ikan dan pembuat kerupuk ikan.

Pelatihan ini merupakan rangkaian dari program Kadin Jatim dalam membangun UMKM di seluruh Jatim. Sejak akhir Mei lalu, tim dari Kadin Jatim berkeliling ke sejumlah kabupaten/kota di Jatim untuk membangun daya saing UMKM. Berbagai model pelatihan diberikan. Total ada 20 aktivitas pelatihan dan penguatan UMKM yang dilakukan Kadin Jatim untuk semua kabupaten/kota di Jatim. Program ini gratis dan bisa diikuti siapa pun.

Untuk acara di Situbondo, pertemuan juga difasilitasi oleh Unit Pelaksana teknis (UPT) Pelatihan Kerja Situbondo.

Heru Sutanto, tim dari Disperindag Jatim yang juga memberikan pelatihan, mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan alternatif pengetahuan pengolahan tangkapan ikan. Sehingga diharapkan para peserta mendapatkan nilai tambah dari usaha yang selama ini sudah ditekuninya.

"Kami sengaja mengambil tema pengolahan bakso ikan karena ciri khas dari UMKM di kawasan pesisir memang membuat produk olahan berbasis ikan. Namun, kami melihat pengembangan bakso ikan masih kurang. Selama ini produk yang dikembangkan masih sebatas kerupuk ikan atau bahkan hanya menjual ikan dalam bentuk mentahan," jelas Heru.

Apalagi, selama ini bakso yang ada di Kabupaten Situbondo ini semuanya dibuat dari daging sapi. Dengan bahan ikan, maka selain bahan bakunya lebih murah dari daging sapi karena pasokan ikan melimpah di kawasan pesisir Situbondo.

Dalam pelatihan dijelaskan cara ringkas dan higienis dalam mengembangkan usaha bakso ikan. Secara kasarnya, dari 4 kilogram daging ikan bisa dihasilkan 350 bakso. Waktu pembuatannya pun tidak lama, hanya berkisar tiga jam.

Jika dikonversi dalam uang, pendapatan dari 4 kilogram daging ikan yang telah diolah menjadi bakso bisa empat kali lipat lebih besar jika dibandingkan apabila ikan itu dijual dalam bentuh mentah.

Nilai tambah ekonomi akan kembali didapatkan jika limbahnya, yaitu tulang ikan, diolah kembali menjadi sosis, nugget, maupun keripik tulang ikan lunak.

"Pengolahan bakso ikan ini kita harapkan menjadi bentuk diversifikasi produk dari para UMKM di kawasan pesisir, sehingga nilai tambah perekonomiannya semakin besar," tuturnya. kbc4

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
11/21/2014
12.150
IHSG
11/21/2014
5.112,05
18,48 (0,36%)