Tampar pisang perkuat produk hilir UMKM

Pelatihan pembuatan kerajinan tampar pisang di Lumajang oleh Kadin Jatim
Berita Terkait
LUMAJANG, kabarbisnis.com: Pengembangan produk hilir atau turunan dari sebuah komoditas perlu dilakukan oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini penting agar setiap potensi bisnis bisa dimaksimalkan dan memberi nilai tambah bagi UMKM.
Demikian pula yang dilakukan oleh UMKM-UMKM yang ada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Oleh tim dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, mereka dilatih untuk memaksimalkan pelepah daun pisang menjadi berbagai macam ornamen dan kerajinan yang mempunyai nilai ekonomi.
"Pelepah pisang bisa diolah lagi menjadi barang kerajinan yang punya nilai ekonomi. Dengan demikian, mata rantai produksi UMKM bisa semakin bertambah, tidak hanya pada komoditas primer saja," ujar fungsionaris Kadin Jatim Puguh Iryantoro kepada kabarbisnis.com, Kamis (7/7/2011).
Potensi kerajinan dari pelepah pisang atau tampar pisang ini cukup besar di Lumajang, mengingat Lumajang adalah sentra pisang di Jawa Timur. Produksi pisang Lumajang mencapai ratusan ribu ton per tahun. Bahan baku pisang melimpah karena tanaman pisang dikembangkan oleh banyak warga, baik untuk kepentingan ekonomi maupun dikonsumsi sendiri.
"Di Lumajang, pisang bisa dikatakan hampir ada di setiap pekarangan rumah. Bahan baku yang melimpah ini harus dijadikan modal untuk memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di luar produk berbasis pisang yang selama ini sudah ada di Lumajang," tuturnya.
Selama ini produk berbasis pisang yang sudah ada di Lumajang, antara lain, pisang dalam bentuk buah, keripik pisang, dan berbagai makanan dari bahan dasar pisang. Selain itu, kini juga coba dikembangkan tepung berbasis pisang.
Pelatihan UMKM di Lumajang ini merupakan rangkaian dari pelatihan UMKM se-Jatim yang dilakukan Kadin Jatim. Sejak akhir Mei lalu, tim dari Kadin Jatim berkeliling ke semua kabupaten/kota di Jatim untuk membangun daya saing UMKM. Berbagai model pelatihan diberikan. Total ada 20 aktivitas pelatihan dan penguatan UMKM yang dilakukan Kadin Jatim untuk semua kabupaten/kota di Jatim. Program ini gratis dan bisa diikuti siapa pun. kbc5
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9767.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini -48.334 menjadi 5159.665
- Pilihan Editor: Tren perusahaan raksasa dunia yang mengemplang pajak
- Bos Bulog berbagi kisah sukses dengan siswa SMA di Jatim
- Freeport beri beasiswa anak korban terowongan runtuh
- Berniaga.com: Investasi kami cukup untuk 5 tahun ke depan
- Pelanggan Indovision kini bisa tonton TV di tablet
- Gelar Pasar Meriah, berniaga.com temukan penjual-pembeli
- Novel Harry Potter terjual US$228 ribu
- Chatib Basri ingatkan bubble price di IHSG
- Digarap serius, potensi bisnis properti di daerah luar biasa
- BTPN dorong pensiunan PNS jadi wirausaha
- Pebisnis desak pemerintah gencar sosialisasi AEC 2015
- Harga BBM naik, pemerintah rancang subsidi bagi UMKM
- Enam bisnis ini diyakini tidak bakal redup
- Sambut AEC 2015, pemerintah dorong perempuan berwirausaha
- Pemerintah siapkan Rp50 M genjot wirausaha nasional
- Di sini kaum wanita bisa bekerja dari mana saja
- Linda Gumelar dorong wanita RI berwirausaha
