Jatim sebar 140.000 bibit mete di Madura

(Ilustrasi/istimewa)
SURABAYA, kabarbisnis.com: Upaya menggenjot produksi mete di Jawa Timur terus dilakukan, terutama dengan mengoptimalkan sentra utama produksi, yaitu empat kabupaten di Pulau Madura.
Pemprov Jatim tengah menyiapkan bantuan bibit pohon jambu mete sebanyak 140.000 batang. "Bantuan akan direalisasikan akhir tahun ini dengan menggunakan biaya sharing dari APBD Jatim dan APBN 2011," ujar Kepala Dinas Perkebunan Jatim, Moh Samsul Arifien, di Surabaya, Selasa (5/7/2011).
Produksi mete Jawa Timur selama ini mampu menyumbang 11% terhadap produksi mete secara nasional. Di Jatim, produsen mete terbesar ada di empat kabupaten di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep yang memiliki potensi mete terbesar dengan lahan seluas 30.167 hektare. Tahun ini akan ada pengembangan areal tanaman mete di Pantura Madura seluas 1.400 hektare dan rehabilitasi lahan seluas 500 hektare.
Samsul menuturkan, dari total bantuan 140.000 bibit jambu mete, Kabupaten Bangkalan mendapatkan jatah 350 hektare dengan bibit sebanyak 35.000 batang atau per hektare akan ditanami 100 bibit jambu mete. Sampang mendapatkan jatah paling besar, yakni 450 hektare dengan bibit 45.000 batang. Untuk Pamekasan mendapatkan jatah bibit 20.000 batang untuk 200 hektare dan Sumenep sebanyak 40.000 batang untuk 400 hektare.
Dari seluas lahan 1.400 hektar yang akan diberi bantuan bibit jambu mete itu, seluas 500 hektare di antaranya dibantu menggunakan dana APBN 2011 dan sisanya dari APBD Jatim.
"Rencananya, pengadaan bibit dilakukan pada Oktober mendatang dan setelahnya pada November akan dilakukan pemeliharaan tanaman dan pembinaan bagi petani setempat," jelasnya.
Dari aspek hasil produksi jambu mete, Indonesia selama ini masuk peringkat kelima dunia setelah India, Nigeria, Brazil, dan Tanzania. Dari hasil produksi di Indonesia, ternyata Jatim memberikan kontribusi sekitar 11 persen terhadap produksi mete nasional.
"Kami akan memberikan pembekalan kemampuan SDM bagi aparat, petani, dan pemangku kepentingan yang menangani mete. Dengan begitu, diharapkan pula mampu meningkatkan pendapatan dan kesejaheraan masyarakat di Pantura Madura," pungkas Samsul. kbc7
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9780.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini +33.69 menjadi 5155.093
- Pilihan Editor: Terdesak impor, Kadin-KPPI gencar sosialisasi safeguards di Jatim
- Praktik kartel bikin bunga bank di RI tertinggi se-Asean?
- Jabat Gubernur BI, Agus Marto bersumpah tak akan terima suap
- Unesa ambisi jadi pusat litbang industri batik Nusantara
- Pensiunan ini rutin beli Jaguar lima kali dalam setahun
- Pensiun, Beckham gandeng bos Manchester City beli tim MLS?
- Rambah bisnis ponsel, Jennifer Lopez gaet Verizon
- Awas informasi pribadi Anda disalahgunakan situs belanja online
- Bos Bulog berbagi kisah sukses dengan siswa SMA di Jatim
- Cheil Jedang inves baru di Jatim Rp4,5 T
- Jatim kebut pembangunan dua rusunawa
- Tekan impor, Jatim revitalisasi tembakau virginia
- Ekonomi Jatim tumbuh lampaui nasional
- Luas panen padi di Jatim 887.632 hektare
- Jatim pacu program transmigrasi
- Ekspor tekstil Jatim ke AS-Eropa tetap yahud
- Jatim beri award K3 ke 144 perusahaan
- Jatim kerja keras tekan konversi lahan pertanian
- Strategi Jatim tekan angka kemiskinan
- Jatim kejar produksi 30.000 ton kakao
- Ekspor emas Jatim bakal kian berkilau
- Jamin UMKM, Jamkrida Jatim raup laba Rp4 M
- Jatim dorong perbankan sasar UKM
- Omset manufaktur Jatim diprediksi tembus Rp213 triliun
- Jatim bikin rumah jagal hewan Rp13 miliar
