Indal siapkan belanja modal US$2 juta

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Indal Aluminium Industry Tbk menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$2 juta tahun 2011. Capex yang pendanaannya sebagian didapat dari pinjaman Bank dan kas perusahaan ini akan digunakan untuk memenuhi peningkatan kapasitas produksi pada 2011
"Kami sedang menyiapkan pembelian mesin extrussion press baru pada 2011 ini. Diharapkan, dari mesin baru tersebut akan ada peningkatan kapasitas produksi sebesar 40 persen," kata Executive Managing Director PT Indal Aluminium Industry, Alim Prakasa, Kamis (16/6/2011).
Penambahan kapasitas itu, lanjut dia, untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat. Indal sendiri memasarkan sebagian besar produksinya untuk pasar dalam negeri sebesar 70%, sedangkan sisanya untuk konsumsi ekspor. Pasar ekspor menurutnya juga cukup berpotensi mengingat adanya peningkatan konsumsi aluminium dunia.
Saat ini perusahaan manufaktur yang masuk dalam Grup Maspion ini memproduksi sekitar 20.000 metrik ton produk alumunium per tahun. Produk yang dihasilkan antara lain aluminium extruder untuk produk architectural, komponen elektronik, produk tangga, dan produk komoditi lainnya
Pada periode Januari-April 2011, emiten berkode INAI ini mencatatkan kenaikan nilai penjualan menjadi Rp192,81 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp159,62 miliar. Perusahaan yang berbasis di Surabaya ini membukukan laba bersih sebesar Rp5,97 miliar pada periode yang sama atau naik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp5,07 miliar. kbc8
- Nilai tukar rupiah terhadap USD hari ini Rp 9760.00
- Indeks Harga Saham Gabungan hari ini -26.217 menjadi 5188.759
- Pilihan Editor: Ingin dapat kredit, datangi Bank dan UMKM Expo di Surabaya
- Jam tangan James Bond dilego 60.000 pound sterling
- RI disilakan cicipi kekayaan energi Papua Nugini
- Resmi meluncur, Sony Xperia Tablet Z dibanderol Rp4,8 jutaan
- BlackBerry siap kembangkan Z10 jadi phablet terbaru
- Gerakan Direksi Mengajar, bos PTPN X ajak pelajar SMA rajin membaca
- Dorong penggunaan gas, optimalkan penjualan mobile
- Tambah kapasitas Etihad Stadium, Manchester City rogoh £50 juta
- Dafam gelar pertandingan persahabatan antar jaringan hotel
- Bangun 105 gerai baru, Erafone siapkan Rp90 miliar
- Indospring lepas 39,26 juta saham ke Indoprima
- Tiga bulan, Waskita raup laba Rp5 miliar
- Vale siap bagi dividen Rp486,1 miliar
- Banyak proyek baru, laba Intiland melejit 98,9%
- Akuisisi Bumi Putera, perusahaan Hary Tanoe tunggu izin BI
- Harga VIVA Rp 18 triliun, mau?
- Saham distributor motor MPM dilepas Rp2.000
- Sritex manfaatkan dana IPO untuk ekspansi
- Meski laba menyusut, Harum Energy bagi dividen Rp681 M
- Sri Rejeki Isman lepas 30,12% saham seharga Rp100
- OJK dorong rakyat kecil ikut cicipi investasi di pasar modal
- Arwana siap sebar dividen Rp73,4 miliar
- Laba anak usaha Bakrie naik 30% ke Rp 142,5 miliar
- Danamon setujui bagi dividen Rp1,2 triliun
- Trimegah Securities rilis reksa dana campuran TRAM ALPHA
