loading...
Kategori
KeuanganBank
Mode Baca

23 bank dilarang cari nasabah prioritas

Online: Jum'at, 29 April 2011 | 18:05 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) mengeluarkan keputusan baru, selama sebulan sejak 1 Mei 2011, sekitar 23 bank dilarang mencari nasabah baru untuk layanan dan produk prioritas atau wealth management. Dan untuk pelayanan khusus kepada nasabah lama masih boleh berjalan seperti biasa.

"Kebijakan ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus perlindungan kepada nasabah, khususnya yang menangani nasabah-nasabah prioritas. Jumat ini, BI sudah mengirimkan surat larangan itu ke 23 bank," tegas Halim Alamsyah, Deputi GubernurBI di Jakarta, Jumat (29/4/2011).

Selama tidak menerima nasabah prioritas baru, sambung Halim, setiap bank diminta memperbaiki kebijakan, standar operasi prosedur (SOP) juga peningkatan pengawasan internalnya. Mengingat, pada waktunya BI akan melakukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan bank.

Keputusan itu diambil sesudah BI melakukan audit terhadap 23 bank yang memiliki layanan wealth management atau nasabah prioritas. Wealth management merupakan pengelolaan dana nasabah oleh bank yang menawarkan pengelolaan deposito bank maupun investasi produk di luar bank seperti reksa dana dan asuransi (bancassurance).

Keputusan ini keluar, terkait pembobolan nasabah priorotas Citibank oleh senior manager Citibank Malinda Dee yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp20 miliar. Karennaya, BI melakukan audit terhadap bank yang memiliki layanan khusus nasabah prioroitas atau nasabah kaya. BI sudah membekukan layanan prioritas Citibank. Kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
12/21/2014
12.408
IHSG
12/19/2014
5.144,62
31,28 (0,61%)