loading...
Kategori
PropertiResidensial
Mode Baca
Kurs USD-IDR
7/22/2014
11.611
IHSG
7/22/2014
5.083,52
-43,60 (-0,86%)
Minyak Mentah
N/A
0,00
0,00 (0,00%)
Emas
N/A
0,00
0,00 (0,00%)

Serah terima apartemen Ciputra World tuntas Oktober 2011

Online: Kamis, 14 April 2011 | 22:28 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Proyek pembangunan dua tower apartemen The Via & The Vue di kawasan superblok Ciputra World terus dikebut. Proyek yang rencananya akan memasuki tahap topping off pada besok Jumat (15/4/2011) dipastikan bakal mulai diserah terimakan ke konsumen pada bulan depan.

"Kami proyeksikan, serah terima unit apartemen The Via & The Vue ke konsumen bisa dilaksanakan mulai bulan depan dan bakal selesai semua sekitar September hingga Oktober 2011," ungkap Direktur PT Win-Win Realty Center, Sutoto Yakobus, yang juga menjabat sebagai Direktur PT Ciputra Surya Tbk di Ciputra World Surabaya, Jumat (14/4/2011).

Diungkapkan Sutoto, dari total unit yang tersedia sebanyak 413 unit, yang sudah terjual mencapai sekitar 80% hingga 85%. Sementara konsumen terbesar adalah warga Surabaya yang mencapai 56%, sisanya masyarakat sekitar Surabaya, luar Jatim dan luar pulau.

"Ada juga konsumen kami dari luar pulau, seperti Makassar. Biasanya mereka adalah pebisnis yang seringkali melakukan aktivitas bisnisnya di Surabaya. Yang pastinya mereka adalah masyarakat Indonesia dan bukan orang asing, karena kepemilikan apartemen bagi warga asing masih belum diperbolehkan," ungkapnya.

Dia optimistis, jika nantinya apartemen The Via & The Vue ini akan langsung berpenghuni, tidak seperti kebanyakan apartemen di Surabaya yang terlihat kosong dan tidak ada yang menempati. Karena memang kebanyakan konsumen yang membeli adalah end user yang memang berniat untuk ditempati dan bukan untuk dijual kembali. Terlebih dengan berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan superblock Ciputra World tersebut, mulai dari mall skala internasional, kolam renang hingga keunggulan lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Win-Win Realty Centre, Harun Hajadi mengungkapkan, untuk saat ini, pasar apartemen di Surabaya memang tidak seramai Jakarta. Masyarakat Surabaya masih lebih memilih landed house atau rumah tapak dibanding apartemen. Namun dengan berjalannya waktu, kondisi Surabaya akan semakin ramai. Tingkat kepadatan dan kemacetan lalu lintas juga semakin tinggi.

Pada saat itu, lanjutnya, kebutuhan apartemen akan sangat tinggi karena lokasinya di tengah kota akan memberi kemudahan bagi penghuninya untuk sampai di kantor atau berbagai tempat di pusat kota.

"Dan Surabaya barat ini adalah wilayah Surabaya yang akan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Ibaratnya kalau Jakarta, Surabaya Barat ini adalah kawasan Sudirman hingga wilayah Jakarta Selatan," katanya.

Terkait soal harga, Sutoto mengatakan, saat ini harga jual apartemen The Via &The Vue mencapai sekitar Rp12 juta per meter persegi. Harga tersebut memangh jauh berbeda dengan harga disaat pertama kali ditawarkan pada tahun 2007 yang hanya sekitar Rp8 juta per meter persegi. Selain karena memang naiknya berbagai bahan material pembangunan, kenaikan tersebut juga dipicu terjadinya inflasi dan faktor lainnya.

"Tiap tahun harga memang selalu berubah, mengalami kenaikan sekitar 15% hingga 20% per tahun akibat terjadinya inflasi dan kenaikan bahan bangunan. Dan ini sangat wajar," pungkas Sutoto. kbc6

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda